Pertumbuhan Kartu Kredit 18-20% Per Tahun

JAKARTA – Data Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) menunjukkan pertumbuhan kartu kredit rata-rata mencapai 18-20 persen per tahun. Hingga saat ini total pengguna kartu kredit di Indonesia sudah mencapai 13,6 juta orang.

“Namun, porsi kartu kredit hanya sembilan persen dari total kartu kredit perbankan sekitar Rp.1,700-an triliun,” kata Ketua Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI), Dodit W Probojakti kepada VIVAnews.com di Jakarta, akhir pekan lalu.

Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan, selama lima tahun terakhir, penyaluran kredit konsumsi termasuk kartu kredit di bank umum meningkat 159,8 persen dari Rp206,69 triliun per Desember 2005 menjadi Rp537,11 triliun per akhir 2010. Per Januari 2011, kredit konsumsi telah meningkat menjadi Rp548,75 triliun.

Sementara itu, kredit investasi melonjak 159,3 persen dari Rp134,4 triliun pada 2005 menjadi Rp348,51 triliun per Desember 2010. Namun, kredit modal kerja hanya tumbuh 148,25 persen dari Rp354,55 triliun per akhir 2005 menjadi Rp880,2 triliun.

Dari data tersebut menunjukkan pertumbuhan kredit masih yang tertinggi. Meski hanya berselisih tipis dengan kredit investasi. Namun, dari segi nilai, penyaluran terbesar kredit perbankan masih didominasi kredit modal kerja.

Pengamat perbankan Djoko Retnadi mengatakan, dalam lima tahun ke depan, pertumbuhan kredit konsumsi masih akan cukup tinggi. Kredit konsumsi dinilai pelaku perbankan memiliki risiko lebih rendah dibanding kredit investasi maupun modal kerja.

“Kondisi sekarang berbeda dibanding sebelum krisis 1998, di mana kredit investasi dan modal kerja masih dominan,” kata Djoko. (Vivanews/iza)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *