Pertolongan Pertama pada Kuku Lepas

Tidak ada komentar 4517 views

kuku balitaSURABAYA (suarakawan.com) – Mempunyai balita yang aktif tentu menyenangkan. Tetapi, tak jarang perilaku aktifnya menimbulkan kecelakaan kecil. Alih-alih panik, sebaiknya orang tua lekas tanggap dan memberi pertolongan yang tepat.

Misalnya, ketika tangan atau kaki anak terjepit, atau pun tertimpa benda keras. Sehingga mengakibatkan kuku terlepas. Baik lepas sebagian, maupun semuanya, perlu penanganan segera.

Menurut dr Adityaningrum, bila kuku lepas semua, bersihkan bagian lukanya dengan air mengalir untuk melunturkan -jika ada- kotoran. Lalu beri salep antibiotik, dan ditutup dengan kasa yang mengandung sulfratulle. Setelah itu, balut dengan kasa steril.

Sedangkan jika sebagian kuku terbuka namun masih menancap, maka tutup dulu dengan kasa steril.

“Lalu bawa ke klinik terdekat untuk dicabut, dengan teknik rozerplasty,” tambah Tya, sapaannya.

Usai mendapat pengobatan, pastikan mengganti perban pada luka setiap dua hari sekali. Sejak beberapa saat setelah terluka, juga ketika telah diberi obat, anak mungkin akan mengeluh nyeri.

“Bisa diberi sirup ibuprofen. Dijual umum, ikuti saja petunjuk penggunaannya,” tambah staf RS Bedah Surabaya tersebut.

Ketika luka mulai mengering, penggunaan salep bisa dikurangi. Dan dihentikan saat sudah benar-benar kering. Tetapi, akan lebih baik tetap menjaga bagian tersebut tertutup.

“Jika yang luka kuku jari kaki dan harus bersepatu, bisa ditutup dengan kasa lalu diplester,” tegas perempuan yang suka travelling tersebut. (eli/era)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pertolongan Pertama pada Kuku Lepas"