Persebaya LPI Ingin “Damai” Lawan Timnas U-23

SURABAYA (suarakawan.com) – Persebaya Surabaya LPI berharap laga uji coba melawan Timnas U-23 di Stadion Bung Tomo, Surabaya, Jumat (24/2) malam berakhir damai. Kedua tim tidak perlu memaksakan meraih kemenangan karena masih ada pertandingan yang lebih penting dalam waktu dekat ini.

Usai uji coba, Persebaya LPI akan menghadapi pertandingan lanjutan Kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) melawan Arema Malang di stadion Bung Tomo, awal Maret. Sedangkan Timnas U-23 akan menghadapi lanjutan Pra Piala Dunia (PPD) melawan Bahrain.

“Secara psikologis, bagi saya cukup hasil seri. Itu semua demi kepentingan kedua tim. Kita tidak mau mengambil resiko jika memaksakan diri untuk meraih kemenangan,” kata asisten pelatih Persebaya LPI, Ibnu Graham kepada wartawan di sekretariat Persebaya, Kamis (23/2).

Menurutnya, Timnas masih menyisakan pertandingan PPD melawan Bahrain di kandang lawan. Tugas ini jauh lebih berat katimbang laga uji coba besok. Pemain harus berada dalam kondisi fit, agar Timnas bisa merah hasil maksimal.

Demikian pula dengan Persebaya. Sepuluh hari usai bertanding lawan Timnas, Persebaya akan menjamu Arema. “Laga lawan Timnas ini sekaligus sebagai persiapan menghadapi Arema. Di kandang, Persebaya harus dapat mengamankan tiga poin penuh,” tandasnya.

Kendala lain, dalam uji coba itu, Persebaya tampil pincang. Enam pemainnya absen, karena memperkuat Timnas U-23. Dari 6 pemain itu, tiga pemain diantaranya pemain inti yaitu M Taufik, Andik Vermansyah dan Rendy Irawan. Tiga pemain lagi, adalah pemain muda (U-21) yakni Aulia Ardi, Fastabikul Qoirot dan Miko Ardianto.

Absennya enam pemain itu, diakui Ibnu, mengurangi kekuatan tim. Sebab, bukan rahasia umum lagi jika kekuatan tim Persebaya ada di tiga pemain pilarnya, Andik, Taufik dan Rendy. Sedangkan penggantinya memiliki kemampuan yang masih dibawah tiga pemain itu.

“Kita ingin melihat bagaimana pemain muda yang selama ini duduk dibangku cadangan tampil, seperti Edi Gunawan, Sadam dan Dimas Galih Pratama. Mereka harus bisa menunjukkan kemampuan agar tidak terus menjadi pemain lapis kedua,” paparnya. (Bng/jto)

Keterangan foto: Ibnu Graham (kanan) didampingi manajer tim Persebaya LPI, Saleh Hanifah. (Bng)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Persebaya LPI Ingin “Damai” Lawan Timnas U-23"