Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Pernikahan Tyas Mirasih Dibully, Ini Sebabnya

09 Jul 2017 // 11:42 // HEADLINE, SELEBRITI

unnamed (35)

JAKARTA (suarakawan.com) – Bagi seorang selebriti, pernikahan dengan banyak endorsement saat ini cukup umum dilakukan. Jadi jangan heran saat melihat para selebriti terlihat mewah dalam pernikahannya.

Begitu pun dengan pernikahan artis dan model cantik Tyas Mirasih dan Raden Muhammad Soedjono, Sabtu (8/7). Pasangan yang kini resmi menjadi suami istri itu mengakui memang ada endorsement di pernikahannya.

“Oh ya, of course emang benar. Ya kita buka ada dan banyak lagi, alhamdulillah. Jadi karena kita saling support saja,” ujar Tyas mengakui.

Raden menjelaskan bahwa hal tersebut bentuk dukungan dari banyak orang sehingga mereka membuka kesempatan tersebut. “Karena endorse kan support dan kerja sama jadi memang kita membuka. Dan kita enggak masalah, malah kita terima kasih banget,” katanya di Plataran Cilandak, Jakarta Selatan.

Sempat di-bully karena hal ini, Tyas tak mau ambil pusing dan santai menanggapinya. Karena menurutnya pernikahan yang digelarnya tidak dibiayai oleh para pem-bully tersebut.

“Enggak masalah, emang yang nge-bully mau bayarin nikahan saya? Enggak kan. Kalau kalian mau bayarin nikahan saya enggak papa,” tukas wanita kelahiran 8 April 1987 tersebut.

Tyas tak mau menanggapi serius bully-an netizen. “Karena intinya mau baik atau buruk, ada yang nge-bully. Aku tidak merugikan orang lain, yang meng-endorse juga enggak merasa dirugikan ya sudah enggak papa,” tegasnya.(viv/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini