Perda Tower Kian Mendesak

Tidak ada komentar 10 views

tower

SURABAYA (suarakawan.com) – Lambatnya pembahasan peraturan daerah  tentang untuk pengaturan tower baik untuk telepon seluler, antena radio maupun televisi oleh Pemkot Surabaya membuat Dewan Perwakilan daerah meminta pemkot segera membahas dan membuat peraturan tersebut.

Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Sahiroel Alim, saat ditemui di DPRD kota Surabaya, Rabu (22/06) mengatakan perda pendirian tower ini sangat diperlukan karena banyak pendirian tower yang meresahkan dan merugikan warga di sekitar lokasi tower.

“Seingat saya rencana pembuatan tower ini sudah digagas Pemkot sejak 2007 lalu, namun faktanya sampai sekarang pengajuan draf raperda itu tidak kunjung ada,”katanya.

Menurutnya, belum adanya perda pendirian tower sangat patut disayangkan dewan. Masalahnya, pendirian tower sudah menjamur di seluruh penjuru kota. Sementara pendirian tower itu seringkali membuat warga sekitar menjerit. Mereka tidak diminta izin pendiriannya, tapi tiba-tiba tower sudah berdiri tegak.

Akibatnya, protes warga dianggap terlambat dan tidak memungkinkan towernya dibongkar lagi. Alasannya, pembongkarannya memakan biaya mahal dan bila diadakan pembongkaran paksa warga justru dianggap merusak bangunan milik orang lain. Selanjutnya warga diadukan ke polisi dengan tuduhan pengrusakan bangunan milik orang lain.

“Saya minta Pemkot segera membuat perda pendirian tower tersebut. Terutama untuk mengatur jarak antar tower dan perlunya pembatasan jumlah bangunan tower itu sendiri,” ujar politisi Partai Demokrat ini.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Pemkot, Cahlid Buhari mengatakan, pihaknya akan membantu pembuatan raperda tower. Tapi, memang pembahasan soal ini sedang dalam tahap penyelesaian. (aca/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Perda Tower Kian Mendesak"