Perampokan Mobil Pengisi ATM, Polisi Periksa 5 Saksi

kapolrestabes Kombes Pol Coky Manurung

SURABAYA (suarakawan.com) – Terkait perkembangan kasus hilangnya mobil pengisi atm yang membawa 18 kantong uang senilai lebih dari Rp 1 miliar ketika akan melakukan pengisian di ATM CIMB Niaga di Royal Plaza Surabaya Jalan Ahmad Yani,hingga saat ini polisi sudah memeriksa 5 orang saksi,yakni pengemudi,teknisi,tenaga pengawalan serta petugas parkir dan security pihak Royal Plaza.

“Masih memeriksa saksi-saksi terkait,serta melakukan pencarian keberadaan mobil tersebut,”ujar Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Coki Manurung, Sabtu (02/07).

Terkait dugaan keterlibatan orang dalam,Alumni Akpol’86 ini mengatakan,pihaknya tidak melakukan praduga,semua berdasarkan fakta hukum dan data yang ada.”Tidak semudah itu,penyelidikan masih berlangsung jadi tidak usah menduga-duga,”tambah Coki.

Terkait dengan hasil uji Labfor HP ketiga karyawan yang diperiksa Labfor Cabang Surabaya,mantan Dir Narkoba Polda jatim ini juga menegaskan bahwa masih dalam proses penyelidikan.

Seperti diberitakan sebelumnya,bahwa berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 14.30 WIB – 15.00 WIB, Jumat (01/07), mobil Certis jenis L 300 warna biru nopol B 9829 NU dengan  nomor lambung 153 parkir akan mengisi uang di mesin ATM milik CIMB Niaga.

Satu orang teknisi dari Certis bersama pengawal  turun dan pengemudi mobil jasa pengiriman uang itu memarkir kendaraannya di areal drop off Royal Plaza sisi pintu selatan.Saat ketiga karyawan sedang sibuk melaksanakan tugas tiba-tiba seorang pelaku yang tidak dikenal membawa kabur mobil  tersebut yang memuat sekitar 18 kantong berisikan uang sekitar lebih dari Rp 1 miliar.(Wis/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Perampokan Mobil Pengisi ATM, Polisi Periksa 5 Saksi"