Per 31 Maret, Pemerintah Hentikan Impor Beras

Tidak ada komentar 7 views

SURABAYA – Pemerintah memastikan menghentikan impor beras terhitung 31 Maret 2011. Selain karena masa panen raya padi sedang berlangsung, stok beras secara nasional cukup memadai atau bisa untuk lima hingga enam bulan kedepan.

“Impor beras dihentikan karena memang dinilai tidak diperlukan lagi karena stok memadai dan diikuti terjadi panen di hampir seluruh daerah sentra produksi,” kata Wakil Menteri Pertanian, Bayu Krisnamurthi, di Medan, Rabu (30/3) kemarin.

Secara nasional, kata Bayu, impor beras sudah mencapai sekitar 1,6 juta-1,7 juta ton yang semuanya diperuntukkan untuk stok nasional termasuk komersial yang dilakukan pemerintah untuk membanjiri pasar ditengah terjadinya gejolak harga jual di pasar.

“Stok benar-benar aman, bahkan beberapa daerah seperti di Sumut sangat aman atau bisa sampai akhir tahun ditengah panen yang juga masih berlangsung. Jadi tidak akan ada masalah kalau impor dihentikan,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi pengadaan pasca dihentikannya impor, maka pemerintah akan melakukan pasokan dengan cara pengadaan lokal atau antar pulau. Beras lokal dan antar pulau itu diharapkan akan semakin memperkuat stok beras nasional.

Bila secara nasional stok beras di level aman, empat daerah di Jatim kondisi perberasan di bawah naungan Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Jawa Timur justru mengalami kekurangan stok beras miskin (raskin) untuk keperluan April 2011.

“Sejumlah daerah itu antara lain Sub Divisi Regional Bulog Jember, Kediri, Malang, dan Surabaya Utara (Gresik sampai Sidoarjo),” kata Kepala Perum Bulog Divisi Regional Jatim, Murino Mudjono, di Surabaya, Rabu (30/3).

Menurutnya, keempat Sub Divisi Regional di wilayah Jatim yang posisi stoknya sangat minim tersebut hanya bisa digunakan untuk alokasi beras miskin pada bulan Maret 2011. (ant/ara)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Per 31 Maret, Pemerintah Hentikan Impor Beras"