Penyelundupan 34 Kontainer Pakaian Bekas Digagalkan Bea Cukai Tanjung Perak

SURABAYA (suarakawan.com) – Dirjen Bea Cukai Jatim 1 berhasil menggagalkan 34 kontainer ukuran 20 feet berisi baju bekas kiriman dari luar negeri. Kini 34 kontainer tersebut diamankan di salah satu depo di jalan Kalianak Surabaya.

Menurut, Kabid Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai Jatim 1, Eko Darmanto, bahwa 34 kontainer tersebut dimuat dengan kapal dari Kendari, Sulawesi untuk dikirim ke depo Meratus Prapat Kurung Surabaya.

Penangkapan bermula ketika dokumen kontainer tersebut menyebutkan barang-barang hasil konfeksi. Padahal, untuk Sulawesi tidak ada kategori prodak hasil konfeksi. “Atas kecurigaan inilah akhirnya dilakukan pemeriksaan dan ternyata berisi pakaian bekas eks luar negeri. Ini kita lihat ada lambang-lambang dari produk cina,” ujar Eko Darmanto, Rabu (22/02).

Eko menambahkan, jika dirupiahkan barang ini senilai 3 miliar rupiah. Namun terlepas dari nominal tersebut, pengiriman pakaian-pakaian bekas telah melanggar hukum. Selain adanya perbedaan isi dokumen, pengiriman pakaian bekas juga dilarang masuk Indonesia. Sebab, lanjut Eko, pengiriman pakaian bekas ke Indonesia bisa mengancam industri tekstil dalam negeri yang berakibat pada berkurangnya pendapatan dan kesempatan tenaga kerja. Begitu juga dilihat dengan sifatnya, yakni barang bekas, juga dikawatirkan mengandung bibit penyakit yang berbahaya bagi kesehatan mnasyarakat Indonesia. (Bs/jto)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Penyelundupan 34 Kontainer Pakaian Bekas Digagalkan Bea Cukai Tanjung Perak"