Penolakan Negeri Obama Bukan Kiamat Bagi Negeri SBY

JAKARTA (suarakawan.com) – Ditolaknya CPO asal Indonesia oleh Amerika Serikat sejak tanggal 28 Januari 2012 telah memaksa Indonesia masuk dalam arena perang dagang dunia. Sejak tahun 2011, ekspor minyak mentah Indonesia masuk pasar ke Amerika Serikat hanya 62.000 ton dari total produksi Indonesia sebesar 23, 5 juta Ton

Demikian disampaikan pengamat Ekonomi dari Universitas Indonesia, Aris Yunanto dalam diskusi bertema “Prospek dan Tantangan industri Sawit Nasional 2012” di pressroom Nusantara III DPR, beberapa saat yang lalu, Rabu (29/02)

“Penolakan Amerika ini memang baru pertama. CPO indonesia dan proses produksi turunannta masih dianggap tidak memenuhi Standar lingkungan yang ditetapkan AS,” terangnya

Namun demikian, menurut Yuniarto, tidak perlu khawatir sebab, CPO Indonesia bisa dialihkan ke India dan China yang selama ini dilakukan. Menurut Yuniarto ke dua negeri tidak mempermasalah ISPO

“Kita baru khawatir kalau negara adidaya itu mempengaruhi negara importir CPO Indonesia lainnya atau menolak produk lainnya yang berasal dari Indonesia” tandasnya

“Penolakan CPO Indonesia oleh AS bukan kiamat bagi Industri CPO Indonesia. Tapi justeru menjadi moment penting untuk segera memulai Hilirisasi industri CPO dan turunannya di dalam negeri dengan cara apapun untuk sebesar-besarnya kemakmuran Rakyat,” demikian Yunarto.(pra/jto)

 

Tag:
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Penolakan Negeri Obama Bukan Kiamat Bagi Negeri SBY"