Pengusaha Ritel Perlu Terapkan Sistem Ritel Dan Hospitality Yang Cerdas

suasana di salah satu bisnis ritel

SURABAYA (suarakawan.com)-Pertumbuhan ekonomi Jatim yang diatas rata-rata pertumbuhan nasional salah satunya turut disumbang oleh sektor retail. Untuk pertumbuhan minimarket, salah satu unsur retail pada tahun 2011 ini cukup signifikan.

Berdasar data dari Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (aprindo) DPD Jatim, jika pada tahun 2010 terdapat 1250 minimarket, maka pada tahun 2011 ini hingga bulan Mei saja sudah bertambah 202 menjadi 1425 outlet di seluruh Jatim.

“Tumbuhnya industri retail yang sedemikian pesat tentu saja membutuhkan solusi teknologi canggih untuk membantu bersaing di dunia usaha. Dengan Solusi ritel IBM yang pintar, perusahaan ritel Indonesia akan memperoleh teknologi dan layanan kelas dunia agar lebih efektif dan efisien,” papar Ketua Aprindo Jatim, Abraham Ibnu, Selasa (21/06).

Hal tersebut disampaikan oleh Abraham di sela-sela IBM Retail and Hospitality Solustion Roadshwo di Hotel JW Marriot. Acara tersebut menampilkan inovasi terbaru untuk bisnis retail seperti kios Point-of-Sale (POS) yang dilengkapi jajaran sistem checkout swalayan dan lain-lain.

Sementara Geo Expansion Leader IBM Indonesia, Roy Simangunsong menyatakan bahwa teknologi-teknologi berbasis standar yang baru dirancang secara khusus untuk industri retail sehingga perusahaan lokal Indonesia bisa lebih kompetitif.

“Jika pengusaha retail tidak menerapkan teknologi informasi terbaru guna meningkatkan efisiensi dan efektifitas pelayanan, maka pelanggan bisa meninggalkan bisnis retail tersebut,” imbuh Roy. (nas)

Tag:
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pengusaha Ritel Perlu Terapkan Sistem Ritel Dan Hospitality Yang Cerdas"