Pengurus Klub Apresiasi Mundurnya Mantan Pengurus PSSI Era Nurdin Halid

SURABAYA (suarakawan.com) – Keputusan mundur mantan pengurus PSSI era Nurdin Halid dalam pencalonan ketua, wakil ketua umum dan anggota eksekutif komite (Exco) PSSI Kongres Luar Biasa PSSI-KPSI 2012, 9 Maret mendatang mendapat apresiasi dari pemilik klub dan pengurus klub di Jatim. Langkah ini sebagai salah satu upaya untuk menuntaskan reformasi sepak bola.

“Saya mengapresiasi dan menghargai mundurnya sejumlah nama dalam pencalonan di KLB PSSI-KPSI. Ini contoh yang baik dan patut diberi jempol. Sudah bukan zamannya lagi muka-muka lama itu masih mencalonkan diri,” kata Direktur PT Mitra Muda Inti Berlian (PT yang menaungi Persebaya Divisi Utama) Diar Kusuma Putra di Surabaya, Minggu (19/2).

Sejumlah nama eks pengurus PSSI era Nurdin yang mundur itu, antara lain Togar Manahan Nero, Iwan Budianto dan Ferry Paulus. Mereka mundur dengan sukarela demi kemajuan PSSI di masa mendatang. “Kami akan berkampanye untuk itu agar para pengurus di era Nurdin dilarang keras mencalonkan kembali,” tandasnya.

Di era demokrasi seperti sekarang, menurutnya, semua orang memang berhak mencalonkan diri dan dicalonkan. Namun, atas pertimbangan nilai dan etika yang selama ini dianut dalam sistem sosial Tanah Air, diharapkan mereka sadar diri.

“Nilai dan etika moral itulah yang akan menjadi hakim bagi orang-orang lama untuk muncul kembali. Kita tahu, bahwa mereka pernah dianggap tidak eligibel oleh FIFA. Reformasi sepak bola diragukan bisa tuntas dengan kehadiran mereka,” ungkapnya.

Hal yang sama juga dilontarkan Sekretaris Persem Mojokerto (Klub Divisi III asal Jatim) Harianto. Untuk melanjutkan reformasi sepakbola hingga tuntas, dibutuhkan muka-muka baru. “Kita harus menolak pengurus di era Nurdin untuk bercokol kembali,” ucapnya.

Salah satu petinggi Akor Jombang (Klub Divisi III asal Jatim) Ali Mustofa juga sependapat dengan Diar dan Harijanto. Menurut dia, para pengurus eras Nurdin harus mundur dari pencalonan. Tidak perlu memaksakan diri untuk bisa terpilih menjadi pengurus lagi.

“Publik lebih menghargai jika mereka tidak berambisi. Karena tatanan sepak bola nasional bisa mengalami resistensi jika tetap bertahan. Kalau tetap ngotot, justru publik akan antipati,” ujarnya. (Bng/jto)

Keterangan foto: Direktur PT Mitra Muda Inti Berlian, Diar Kusuma Putra (kiri) saat menghadiri Launching Tim Persebaya Surabaya Divisi Utama 2011-2012. (Bng)

Tag:
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pengurus Klub Apresiasi Mundurnya Mantan Pengurus PSSI Era Nurdin Halid"