Pengungsi Melahirkan Setelah Pelarian Berbahaya

1 komentar 5 views

Sebuah kapal dari Libia yang membawa 760 imigran ke pelabuhan Lampedusa, diantaranya 73 wanita tengah hamil tua. Muatan kapal ini adalah salah satu yang terbesar, yang tiba di pulau kecil Italia antara Sisilia dan Tunisia.

Seorang dokter lintas batas menyatakan, kebanyakan dari mereka menderita berat selama perjalanan tiga hari tersebut. Gejala yang timbul misalnya shock karena kelelahan, serta hipotermia.

Wanita ini, melahirkan seorang bayi perempuan beberapa jam setelah tiba. Proses persalinan berjalan lancar, ibu dan sang bayinya juga dilaporkan sehat. “Sang ibu baik-baik saja. Kami akan membawa bayinya ke Palermo untuk perawatan. Bayi perempuan, bernama Angela. Ibunya ingin memanggilnya Angela.” ujar Dokter Pietro Bartolo, dokter yang membantu persalinan.

Tapi, tak semua pelayaran berakhir baik. Berita tentang bahaya menyebrang dari Afrika Utara, terbukti di awal bulan ini, saat lebih dari 250 orang dipercaya telah tenggelam di perairan Maltese.

Sekitar 25.000 warga imigran gelap tiba di Lampedusa dan pulau-pulau Mediterania lainnya tahun ini, setelah pengawasan perbatasan sedikit mengendur, akibat kericuhan di kawasan Arab. (ntdnews/ara)

Satu Respon

Tinggalkan pesan "Pengungsi Melahirkan Setelah Pelarian Berbahaya"