Penertiban Di Dolly Tebang Pilih

Para PSK Tetap Aktifitas Di Salah satu Wisma

SURABAYA (suarakawan.com) – Operasi penertiban jam operasional yang dilakukan pihak Kecamatan Sawahan dan Kelurahan Putat Jaya, masih tebang pilih dan setengah hati.

Hal ini ditemukan suarakawan.com, yang mengikuti operasi penertiban ini pada Sabtu malam (04/06), pihak Kecamatan Sawahan dan Kelurahan Putat Jaya masih membiarkan kepada sejumlah wisma yang melanggar aturan ini.

Seperti di Wisma Barbara, Madona Indah, dan Wisata tidak diberikan sanksi tegas dan jelas -jelas masih melakukan aktifitas transaksi esek-esek hingga pukul 02.00 WIB

“Di dalam masih ada tamu yang dilayani mas, jadi kita tidak enak,” ujar Nardi, pelayan Wisma Barbara ini.

Dan nampak juga beberapa pelayan masih merayu para lelaki hidung belang untuk menikmati pelayanan para penghuni Dolly.

Perlu diketahui, sejak Kamis lalu (02/06) pembatasan jam operasional Lokalisasi Dolly yang beroperasi mulai pukul 09.00 WIB pagi hingga 01.00 WIB malam dan satu Wisma yakni Srikandi 39 langsung diberi sanksi ditutup karena terbukti melanggar.

Sementara itu, secara keseluruhan mucikari di Lokalisasi Dolly meresahkan penertiban yang dilakukan tim yang dibentuk Camat Dwi Purnomo yang dinilai tebang pilih.

“Kenapa kok hanya Wisma di sebelah timur yang ditertibkan, dan yang sisi barat kok tetap buka, khan tidak adil,” terang Joko, pemilik Wisma no 37.(Jto/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *