Pendaftaran RSBI Online Ricuh, Pemkot Harus Beri Konpensasi

Fathkur Rohman

SURABAYA (suarakawan.com) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Surabaya meminta kepada pihak pemkot untuk segera mengganti kompensasi kepada pihak murid yang mendaftar melalui Online.

Ini setelah kurang telitinya panitia yang berakibat kekisruhan pendaftaran siswa RSBI Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) dan reguler secara online tersebut.

“Dinas Pendidikan harus berani memberikan klarifikasi dan penjelasan kepada pihak yang melakukan pendaftaran melalui online, kalau tidak bisa memberikan penjelasan pihak Diknas patuh dicuragai ada permainan di dalam RSBI,” tegas Anggota Komisi D Fatkur Rohman, Jumat (01/07).

Menurut Faktur daripada kejujuran dikalahkan, lebih baik kejujuran itu dijunjung dengan baik. “Untuk itu perlu evaluasi sistem  penerimaan siswa baru,” tandasnya.

Ia mengatakan online diluncurkan, tujuannya untuk mengeleminir KKN. Sistem itu dianggap mampu dijalankan tanpa memandang dari mana calon siswa itu berasal. Apakah dia anak orang mampu atau tidak.

Politisi asal PKS ini juga menyarankan Dinas Pendidikan harus segera mengambil sikap, jangan membiarkan kasus tersebut. Dinas Pendidikan itu sangat bertanggung jawab atas penyelenggaran pendidikan di Surabaya.

Sebelumnya Pendaftaran Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) secara online kembali menuai protes dari para wali murid. Pasalnya, mereka kecewa karena banyak kesalahan pada situs pendaftaran online tersebut.(aca/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pendaftaran RSBI Online Ricuh, Pemkot Harus Beri Konpensasi"