Pemudik Diprediksi Naik 6,17 Persen

Tidak ada komentar 8 views

Wahyudi, Kadishub Jatim

SURABAYA (suarakawan.com) – Dinas Perhubungan dan LLAJ Provinsi Jawa Timur memprediksi sebanyak 5.775.000 orang mudik menggunakan semua moda transportasi, sementara tahun sebelumnya mencapai 5.440.000 pemudik. Artinya ada kenaikan sebesar 6,17 persen.

Hal ini ditegaskan oleh Kadishub dan LLAJ Jatim, Wahid Wahyudi saat ditemui di kantornya, Rabu (03/08).

Dikatakannya, prediksi moda transportasi udara dan kereta api diprediksikan meluber pemudik. Contohnya, Dishub memprediksi sebanyak 645.514 orang akan menggunakan transportasi udara. Padahal jumlah kursi yang mampu disediakan maskapai penerbangan mencapai 601.104 kursi.

“Pada puncak arus mudik, jumlah pemudik yang menggunakan transportasi udara mencapai 44.000 orang, padahal kursi yang disediakan masih berkisar 37.000 orang,” ujarnya.

Dishub Jatim meminta kepada maskapai untuk menambah jumlah penerbangan (ekstra flight) guna mengantisipasi membludaknya jumlah penumpang. Peningkatan di moda transportasi udara mencapai 15 persen dari tahun sebelumnya.

Kondisi yang sama, diprediksi juga akan terjadi pada moda kereta api (KA). Wahid menyatakan, peningkatan penumpang KA dipediksi melebihi kuota yang ada.  Wahid menyatakan PT KAI hanya mampu menyediakan 68.091 tempat duduk per hari. Padahal, pada puncak arus mudik penumpang KA bisa mencapai 74.639 penumpang. Pada tahun ini jumlah kenaikan penumpang KA mencapai 2 persen.

“Pemenuhan kekurangan pada kereta api akan kita tambah, untuk kelas ekonomi ditambah 50 persen dan bisnis 25 persen,” katanya. (aca/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pemudik Diprediksi Naik 6,17 Persen"