Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Pemprov Jatim Dinilai Berhasil Jaga Stabilitas Harga Sembako

03 May 2017 // 19:53 // DAERAH, HEADLINE, PERISTIWA

gus ipul NU

SURABAYA (suarakawan.com) – Pemerintah Pusat mengapresiasi upaya Pemprov Jatim dalam menjaga stabilitas harga sembilan bahan pokok (sembako). Apresiasi itu disampaikan Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo melalui video conference dari Jakarta dengan Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf dan Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, di Mapolda Jatim, Rabu (3/5).

“Jatim paling bagus dalam menjaga harga kebutuhan bahan pokok. Setelah Jatim baru Jawa Tengah. Beberapa waktu lalu saya sudah ke Jatim dan melihat sendiri harga memang relatif stabil,” katanya.

Menjelang Ramadan dan Lebaran, Tjahjo berharap Jatim tetap mampu mengantisipasi harga bahan pokok yang cenderung mudah mengalami lonjakan. Selain itu, Jatim sebagai lumbung pangan nasional diharapkan mampu memasok bahan pokok untuk provinsi lain.

Hal itu untuk menjaga harga di seluruh wilayah Indonesia menjadi stabil dan tidak mengandalkan impor dari luar negeri. “Kami berharap Jatim dapat sigap menghadapi bulan Ramadan dan Lebaran,” ujarnya.

Dalam video conference tersebut, Mendagri didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. Di Jatim, video conference dihadiri Wakil Gubernur Jatim Drs H Saifullah Yusuf, Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, dan Wakapolda Brigjen Pol Gatot Subroto di Gedung Tribrata Mapolda Jatim.

Dalam sambutannya, Kapolri mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya mengantisipasi kekurangan stok bahan pokok dan menjaga stabilitas menjelang bulan Ramadhan dan hari Raya Idul Fitri. “Kepolisian akan mendukung pemerintah untuk menjaga stabilitas harga, dan mengawasi perkembangan dan gejolak yang akan terjadi,” ungkap Tito.

Dari hasil video conference tersebut disimpulkan bahwa pemerintah memastikan stok bahan pokok aman. Harga juga relatif stabil dan tidak mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Selain itu, pihak Polri akan rutin melakukan pengawasan terutama kepada distributor. Cara ini sengaja dilakukan untuk meminimalisir praktik penimbunan bahan pokok yang dapat menyebabkan harga melambung.

Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf menyebut pernyataan Mendagri yang memuji Jatim memang tidak berlebihan. Sebab, Jatim selama ini menjadi lumbung pangan nasional. “Kenapa Jatim bagus, karena semua kebutuhan pokok tercukupi. Dari 13 kebutuhan pokok, Jatim semua surplus kecuali kedelai dan bawang putih,” ujarnya.

Selain itu, di Jatim juga banyak gerai-gerai kebutuhan pokok yang sangat membantu mencukupi kebutuhan pokok di Jatim. Ada ratusan gerai yang tersebar diseluruh wilayah Jatim. Mulai dari gerai milik Bulog, Toko Tani Indonesia, e-Warung dan Rumah Pangan Kita.

“Para produsen dan distributor juga mempunyai gerai-gerai. Ini sangat membantu menstabilkan harga di Jatim,” kata mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal ini. (Bng/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini