Pemkot Turunkan Tim Awasi RHU Selama Ramadhan

Sumarno

SURABAYA (suarakawan.com) – Gu mengantisipasi pelanggaran yang dilakukan Rumah Hiburan Umum (RHU) yang beroperasi saat Ramadhan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menurunkan dua Tim untuk melakukan penertiban setiap malam ramadhan kepada RHU yang nakal.

Kepala Bakesbanglinmas Pemkot Surabaya, Sumarno saat ditemui di kantornya, Senin (01/08) mengatakan dua tim merupakan gabungan  dari petugas Satpol PP, petugas Dinas Kebudayaan dan Periwisata (Disbudpar), petugas Bakesbang Linmas, petugas Gartab dan kepolisian.

Ia menjelaskan dari 9 petugas gabungan tersebut  berpakaian dinas dan tim siluman yang terdiri dari 3 hingga 4 petugas yang berpakaian preman yang siap memberikan informasi jika ada tempat dugem atau wisma yang mokong buka.

“Apabila pelanggaran dilakukan pemilik dugem, sanksinya langsung di-BAP (Berita Acara Pemeriksaan,red) dan ditutup saat itu juga. Dan jika BAP nya sudah 2 kali, ijin usahanya langsung dicabut,” tegasnya.

Ia menambahkan pihaknya telah melakukan pemberitahuan penutupan sudah dilaksanakan sejak, Jumat (30/7). Lokasi pemberirathuan di antaranya lokalisasi Tambak Asri dan Kremil di Kecamatan Krembangan,  Lokalisasi Dolly dan Jarak Kecamatan Sawahan, serta lokalisasi Moroseneng dan Klakahrejo  Kecamatan Benowo.

“Dari hasil pantauan kami rata-rata banyak lokalisasi  sudah tutup sejak awal,” katanya. (aca/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pemkot Turunkan Tim Awasi RHU Selama Ramadhan"