Pemkot Akan Jadikan Rumah Lahir Bung Karno Sebagai Museum

 

Walikota Surabaya (Tri Rismaharini) Menghadiri Peresmian Prasasti

SURABAYA (suarakawan.com) –Setelah diresmikan dan ditandangani prasasti sebagai tempat lahirnya Presiden Pertama Soekarno oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini senin di jalan Pangadelan, pihak pemkot Surabaya akan menjadikan tempat rumah lahirnya Bung Karno sebagai tempat museum sejarah Indonesia.

“Pemkot Surabaya saat ini sudah mengirimkan surat kepusat untuk menjadikan rumah tersebut menjadi museum sejarah, karena disini merupakan tempat lahirnya Bung Karno yang merupakan presiden RI,” ujar Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, saat ditemui usai peresmian Prasasti tempat lahirnya Bungkarno di jalan Pandean Surabaya, Senin (6/6).
Dikatakannya rumah kelahiran Bung Karno ini adalah aset yang tak ternilai harganya. Ini karena Bung Karno bukan hanya tokoh Indonesia, tapi mendunia.
“Percuma kita menghormati Bung karno, kalau tidak mengamalkan sikap dan tingkah laku dalam kehidupan sehari – hari,”ungkapnya.
Ia menambahkan sangat yakin bahwa Bung Karno lahir di Surabaya bukan di Blitar yang disebutkan selama ini.
Karena penelitian tentang tempat lahir Bung Karno sudah cukup lama dilakukan sekitar tahun 2007-2008. “Tim Soekarno Institute berangkat ke Belanda. Saya sangat yakin Jl Pandean IV/40 Surabaya rumah lahirnya Bung Karno,” terangnya.
Rencananya, Pemkot akan membeli rumah Jl Pandean IV/40 yang saat ini ditempati keluarga Jamilah sejak 1990 itu dan menjadikannya sebagai museum Bung Karno.
“Saya berharap anak cucu kita nantinya bisa meneladani kepahlawanan Bung Karno. Saya juga ingin mendapatkan koleksi barang-barang peninggalan Bung Karno. Ini supaya generasi muda tahu bagaimana perjuangan Bung Karno,” tegasnya. (aca/nas)
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pemkot Akan Jadikan Rumah Lahir Bung Karno Sebagai Museum"