Pemerintah SBY- Boediono Dokter Sableng

Tidak ada komentar 9 views

JAKARTA (suarakawan.com) – Fraksi hanura di DPR, resmi menolak kenaikan harga BBM yang dicanangkan oleh pemerintah SBY-Boediono per-1 april mendatang. Kebijakan tersebut tidak masuk akalDemikian disampaikan oleh petinggi Partai Hanura,Fuad Bawazier kepada wartawan di kantor PP.Muhamadiyah, menteng, Jakarta Pusat.

“Pemerintah seharusnya melaksanakan janjinya yang tidak pernah ditepati yaitu peningkatan pendapatan negara, perbaikan manjemen migas yang tidak. Pernah dilaksanakan ” terangnya

Perhitungan subsidi pemerintah SBY-Boediono selama ini tidak benar dan condong menipu rakyat.dan subsidi sekarang banyak yang tidak tepat

“Lebih baik subsidi dilaksanakan dengan benar daripada beli pesawat presiden. Saat ini banyak subsidi-subsidi yang gak perlu misalnya obligasi SBLBI, obligasi bunga eks BLBI itu kan besar, yang disubsidi itu kan orang yang kaya rakyat,ini yang saya bilang gak sportif” terangnya

“Apalgi sekarang ada program BLT, ini yang menurut saya ini kan problem APBN jangan problem pemerintah itu dialihkan atau dijadikan problem masif kepada masyarakat. Ini kan mau enaknya sendiri. APBN itu soal itungan saja kok tapi dibuang ke masyarakat kepada masyarakat, pada akhirnya harga-harga naik dan masyarakat sakit, tiba-tiba datang pemerintah seolah-olalah jadi dokter lalu bilang ada BLT sebagai obatnya. Ini kan dokter sableng dibikin sakit dulu lalu seolah-olah mengobati” demikian Fuad.(Pra/jto)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pemerintah SBY- Boediono Dokter Sableng"