Pemerintah Harus Beri Perlindungan konsuler Buat TKI

SURABAYA (suarakawan.com) masih banyak kekerasan terhadap Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luarnegeri harus segera dihentikan, dan oleh karena pemerintah harus segera memberikan bimbingan konsuler kepada TKI adalah solusi untuk mengurangi kekerasan TKI di Luarnegeri.

Pakar Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Indonesia, Dr Atik Krustiyati SH MS, yang hadir sebagai pembicara seminar tentang TKI di Untag Surabaya, Sabtu (25/02) menegaskan, pada Agustus 2011 lalu, pemerintah memutuskan untuk tidak mengirim TKI ke Arab Saudi. Dan itu, menurut Atik sangat menarik untuk menjadi pembahasan pasca moratorium.

“Selain itu, pemerintah juga mengambil langkah kebijakan antara lain. Mendirikan atase hukum dan HAM di kedutaan besar (Kedubes) di beberapa negara yang banyak mengalami permasalahan TKI, termasuk di Arab Saudi,” tuturnya.

Pemerintah, lanjut dia, juga harus membentuk satgas khusus untuk menangani dan membela TKI yang diancam hukuman mati di luar negeri.

“Kalau dilihat ke belakang, adanya moratorium itu sesungguhnya berawal dari kasus hukuman pancung Ruyati di Mekah, karena membunuh majikannya. Kasus Ruyati hanya salah satu kasus dari sekian banyak kasus TKI.” terangnya

Dari kasus-kasus tersebut, menurut dia, muncul immage creation, yang disebabkan lemah atau bahkan gagalnya diplomasi Indonesia.

“Ada banyak distorsi dalam perlindungan TKI di luar negeri, karena menyangkut kedaulatan negara lain. Dengan demikian terjadi antara perlindungan TKI di satu sisi dengan yuridiksi negara setempat pada sisi yang lain,” terang dia lagi.

Ia menambahkan, ada tiga ruang untuk perlindungan TKI, yaitu diplomatic protection, consular protection dan mekanisme perjanjian internasional.

“Dengan demikian perlu ada perlidungan konsuler yang dizinkan menurut hukum internasional, dengan tetap menghormati kedaulatan negaralain,” pungkasnya. (aca/jto)

 

keterangan Foto : Pakar Hukum Tenaga Kerja Indonesia Dr Atik Krustiyati SH MS, yang hadir sebagai pembicara seminar tentang TKI di Untag Surabaya. (aca)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pemerintah Harus Beri Perlindungan konsuler Buat TKI"