Pembicara Saling Promosikan Partainya.

Tidak ada komentar 16 views

SURABAYA (suarakawan.com) – Dalam seminar nasional ini para narasumber memberikan presentasi yang cenderung mewakili Partainya masing-masing.

Seperti Achmad Mubarok dari Demokrat misalnya. Dirinya mempresentasikan tentang konsep demokrasi dalm partai penguasa, yang notabene partai demokrat adalah partai pemenang pemilu dan penguasa dalam parlemen.

“Dalam teori politik demokrasi modern, Partai Demokrat sudah mengimplementasikannya,” papar dia.

Tetapi, situasi pragmatisme yang merusak konsep tatanan demokrasi modern.

Lain lagi dengan Jarot, Fungsionaris PDIP ini, memaparkan tentang masalah demokrasi kekinian Indonesia yakni Demokrasi Kapitalis, yang orientasinya pada uang.

“Ironis jikalau ada orang ingin maju dalam Pilkada saja harus mengeluarkan uang miliyaran rupiah, bayangkan kalau orang tersebut jadi menjabat,” kata Jarot.

Kita, lanjutnya, tetap pada keputusan konggres 3 yakni nafas demokrasi kita sesuai dengan Pancasila 1 Juni.

Sementara itu, Idrus Marham, Sekjend Partai Golkar, kesulitan untuk menerapkan demokrasi modern yakni banyaknya praktek pragmatisme politisi. Dan hal ini mengotori dan menciderai demokrasi di Indonesia.(Jto/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pembicara Saling Promosikan Partainya."