Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Pembalap Tuan Rumah Keok, John Kronborg Juara Etape III

06 Sep 2013 // 17:14 // BIKE, OLAHRAGA

MOJOKERTO (Suarakawan.com) – Pembalap tuan rumah gagal total di even kejuaraan balap sepeda Tour de East Java (TdEJ) 2013. Hingga etape III yang merupakan etape terakhir TdEJ 2013, tak satupun pembalap Indonesia yang dapat merebut gelar juara.

Setelah dua etape sebelumnya gagal meraih juara, pada etape III Sidoarjo-Mojokerto dengan jarak tempuh 78,6 Km, pembalap Indonesia yang membela tim-tim luar negeri tak berkutik menghadapi pembalap asing.

Etape III kali ini menjadi milik pembalap John Kromborg Ebsen (Synergy Baku Cycling Project Azerbaijan). Dia menyentuh garis finish di wisata pemandian air panas Padusan, Pacet dengan catatan waktu 2.04,19.

Satu-satunya pembalap Indonesia yang memperkuat Tim CCN Cycling Team Brunei, Hari Fitrianto hanya menempati urutan ke 5 dengan catatan waktu 2.05.03. Prestasi ini menurun dibanding etape II, dimana Hari Fitrianto mampu menempati urutan kedua.

Dalam perlombaan siang tadi, John Kronborg terlalu tangguh bagi pembalap lain, termasuk raja tanjakan Toribio Alcolea dari Team Ukyo Jepang. Dua kilometer menjelang finish, John sudah meninggalkan pesaingnya ketika melewati medan berat yakni jalan menanjak dengan tikungan naik tajam.

Masuk finish, John meninggalkan runner up raja tanjakan Toribio Alcolea dari Team Ukyo Jepang sekitar 20 meter. Tidak heran, begitu menyentuh garis finish John mengangkat tinggi kedua tangannya.

Toribio sendiri gagal mengulang suksesnya di etape II ini, karena kecapaian. Kali ini, Toribio harus puas menempati urutan kedua dengan catatan waktu 2.04.47. Dan juara ketiga David Clarke (Baku) dengan catatan waktu 2.04.47.

Meski menjuarai etape III, John gagal menjadi raja tanjakan (King of Mountain). Gelar ini justru diraih Toribio dengan 22 poin. Sementara John menduduki urutan ketiga dengan 14 poin dibawah runner up David Clarke dengan 16 poin.

Selain menerima jaket coklat (brown), Toribio juga sukses menjuarai individual general classification (yellow jersey) dengan total waktu 9.09.36. Juara umum kedua diraih Hari Fitrianto dengan total waktu 9.11.42 dan juara ketiga David Clarke dengan total waktu 9.11.47.

Sedangkan juara sprint dan berhak meraih jaket hijau (green jersey) diraih Nishitan Taiji (Aisan) dengan 12 poin. Juara kedua direbut Sergey Bormatenkov (Kazakhstan) dengan 11 poin dan Yukiiro (Ukyo) di urutan ketiga dengan 9 poin.

Sementara untuk katagori beregu atau tim direbut Tim Ukyo dengan total waktu 27.40.52. Juara kedua Tim Aisan dengan total waktu 27.56,12 dan juara ketiga diraih Tim CCN dengan total waktu 27.57,31. (Bng/aca)

 

Keterangan foto: John Kronborg mengangkat kedua tangannya ketika menyentuh finish di tempat wisata pemandian air panas Padusan, Pacet. (Bng)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda






  • Terkini