Pejabat Kemenakertrans Divonis 2 Tahun Bui

JAKARTA (suarakawan.com) – Kasubbag Tata Usaha Direktorat Pengembangan Sarana dan Prasarana Kawasan (PSPK) Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans), Timas Ginting dijatuhi vonis dua tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Selain itu terdakwa pada kasus proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), itu juga dikenakan pidana denda 50 juta subsider 3 bulan penjara.

“Menjatuhkan vonis 2 tahun penjara terhadap terhadap terdakwa Timas Ginting. Selain itu kepada terdakwa juga dikenakan pidana denda 50 juta subsider 3 bulan,” kata ketua Majelis Hakim Herdi Agustien saat membacakan putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Senin (27/02)

Oleh Majelis Hakim, Timas dinilai secara sah dan meyakinkan bersalah karena terbukti telah menyalahgunakan kewenangannya dengan menyetujui pembayaran pekerjaan supervisi PLTS kepada perusahaan rekanan.

Sementara yang memberatkan Timas, Menurut Majelis Hakim adalah perbuatan terdakwa dinilai tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan korupsi.

“Yang meringankan terdakwa adalah karena terdakwa sudah mengakui perbuatannya dan mengaku menyeseal serta mempunyai tanggungan keluarga,” katanya lagi.

Sekadar diketahui putusan hakim uang dijatuhkan kepada Timas Ginting itu, satu tahun lebih ringan dari tuntutan Penuntut Umum yang menuntut dengan hukuman penjara selama tiga tahun denda Rp 100 juta subsider enam bulan kurungan.(mad/jto)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pejabat Kemenakertrans Divonis 2 Tahun Bui"