Pedagang:Pasar Turi Tak Akan Mati

Tidak ada komentar 5 views

TPS Pasar Turi

SURABAYA (suarakawan.com) – 4 Tahun sudah menunggu ketidak pastian. Menunggu bangkit. Menunggu mati. Yang jelas masih bertahan meski sebagian lagi sudah gulung tikar. Begitulah yang dirasakan pedagang pasar turi pasca kebakaran hebat 4 tahun silam. Mereka yang bertahan nyaris tidak mendapatkan untung.

“Kita ini sudah nggak dapat untung dari hasil jualan, Mas. Kalau hari ini ada dagangan yang laku, berarti besok kita bisa makan. Kalau nggak ada yang laku, berarti besok wajib puasa.” terang Sahudi, salah satu pedagang pasar turi yang sudah berjualan sejak 40 tahun silam, Jumat (22/07). Pengakuan Sahudi ternyata sama dengan para pedagang yang lain.

Padahal sebelum terbakar, keuntungan pedagang sehari bisa dipastikan lebih dari 1 juta. Apalagi jika menjelang lebaran, keuntungan hampir 4 juta per hari. Namun selama 4 tahun terakhir penghasilan sudah terseok-seok. Bahkan harus berjualan dibalik Tempat Penampungan Sementara yang tidak layak.

“Di sini bocor. Atapnya juga rapuh.” ujar Sahudi.

Itu sebabnya, 3000 pedagang yang tergabung dalam Tim Pemulihan Pasca Kebakaran Pasar Turi ngotot untuk segera dibangun. 2000 Pedagang yang tidak tergabung memilih pergi dan mencari stand di pertokoan lain.

“Mereka yang pergi itu sudah tidak kuat menahan penderitaan. Kami tidak menyalahkan mereka yang pergi karena mereka juga punya keluarga. Itu pun untuk membeli stand ke tempat lain juga dari duti ngutang. Kasihan sekali mereka.” sahut Imron, salah satu pedagang yang lain.

Menurut Imron, hampir sebagian besar yang bertahan, berharap-harap cemas segera dibangun kembali. Dan kecemasan itu berdampak pada psikologi pedagang. Tercatat di ingatan Khopin, wakil TPPK, saat ini 15 pedagang sudah mengalami gangguan kejiwaannya. 8 Masuk rumah sakit Jiwa. Dan 7 lainnya dipulangkan untuk perawatan.

Bahkan, lanjut Khopin, 5 orang meninggal karena depresi, dan 1 orang bunuh diri pada beberapa bulan lalu. Lantas, apa yang membuat pedagang bertahan mati-matian?

“Pasar Turi tidak akan mati. Pasar Turi di Kota Surabaya sudah menjadi icon di Indonesia Timur. Itu yang kita pertahankan. Titik! ” Jelas Khopin mewakili seluruh pedagang.(BS/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pedagang:Pasar Turi Tak Akan Mati"