Pecah Kemacetan, Pemkot Akan Hidupkan Lagi Trem

trem Surabaya tempo dulu

SURABAYA (suarakawan.com)-Dalam waktu tidak terlalu lama lagi warga Surabaya akan memiliki transportasi baru yaitu transportasi massal. Sebab Pemkot Surabaya akan menghidupkan dan membangun kembali trem seperti ada pada zaman belanda.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bapekko) Surabaya Dwi Djaja, kepada Suarakawan.com, Jumat (10/6) menjelaskan, sebenarnya ada dua pilihan untuk pembangunan transportasi massal di Surabaya yang tahun ini akan dimulai. Dua pilihan yang bisa dimanfaatkan yakni, pertama berupa trem dan kedua bus kota.

“Tapi pilihan yang memungkinkan kami ke trem. Pembangunannya efektif dan pemanfaatan yang luas,” ujarnya.

Untuk pemanfaatan trem, lanjutnya, pemkot tak memakai jalur lama bekas pembangunan Belanda dulu. Melainkan akan membuat jalur baru yang bisa menghubungkan beberapa tempat ke pusat kota.

Dalam perhitungan awal, pemkot membaginya dalam dua wilayah garapan. Pertama akan memanfaatkan layanan transportasi dari arah selatan ke utara yang dimulai dari Jalan A Yani, Jalan Darmo, Jalan Basuki Rachmat, Jalan Bubutan sampai Jalan Pahlawan.

Sementara itu, wilayah garapan lain akan menghubungkan Jalan Pahlawan, Jalan Indrapura sampai Perak. Untuk jalur yang menghubungkan kawasan timur dan barat, pemkot juga membangun jalur baru yang dimulai dari Bundaran ITS, Kertajaya, Dharmawangsa, Banyu Urip, Mayjend Sungkono sampai Benowo.

“Nanti ada stasiun yang ada di sekitar viaduk Jalan Pahlawan. Makanya penumpang yang ingin ke Perak, mereka yang dari A Yani bisa pindah ke trem yang menuju Perak,” ungkapnya.

Untuk lahan yang dipakai ia mengatakan Ada dua pilihan yang akan dipakai, pertama dengan memanfaatkan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Atau memakai pilihan kedua dengan memakai bahu jalan.

“Sesuatu pilihan yang dipakai untuk jalur jalan nanti jelas ada risikonya. Kalau pakai bahu jalan, maka parkir-parkir kendaraan di pinggir jalan akan ikut ditata. Rancangan itu saat ini masuk dalam tahap kajian dan perencanaan teknis,” paparnya.

Sementara itu Ketua Komisi C DPRD kota Surabaya (membidangi pembangunan) DPRD Surabaya Sachiroel Alim Anwar menuturkan, pemerintah harus segera merealisasikan angkutan massal yang cocok. Kalau memang mau pakai konsep trem, silakan direalisasikan saja.

“Kalau saat ini tak segera dibangunkan angkutan massal, maka kemacetan di Surabaya tak akan terpecahkan,” kata. (aca/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pecah Kemacetan, Pemkot Akan Hidupkan Lagi Trem"