PBNU Hidupkan Pojok Gus Dur

Tidak ada komentar 7 views

persemian pojok Gus Dur

JAKARTA (suarakawan.com) – PBNU meresmikan peluncuran Pojok Gus Dur. Pojok Gus Dur merupakan tempat dokumentasi, perpustakaan dan kenangan untuk mendiang mantan presiden Republik Indonesia Ketiga, Alm. KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ini.

Pojok Gus Dur adalah nama yang diharapkan menunjukkan posisi berdiri Gus Dur sepanjang hidupnya. Keluarga dan PBNU ingin pojok Gus Dur menjadi tempat perawatan spirit Gus Dur.

Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj saat ‘Peluncuran Pojok Gus Dur’ di PBNU, Jakarta Pusat, Minggu (07/08)bercerita proses terciptanya pojok Gus Dur.

“Mbak Inayah (puteri Gus Dur) datang kerumah untuk meminta ijin menjadikan ruang Gus Dur sebagai pojok Gus Dur.  Pemilihan pojok itu menarik karena Rasulullah berjuang dari pojok Gua Hiro, Ayatullah Khomaeni berjuang dari pojok rumahnya kecil. Mbah Hasyim Asyari pun berjuang dari pojok Tebu Ireng dan Gus Dur berjuang dari pojok keramat raya yang pengab,” ucap Said.

Pada kesempatan tersebut, Said mengungkapkan bahwa, setiap harinya Gus Dur membaca surat al fatiha minimal 100 kali.  “Gus Dur selalu membaca Al fatiha minimal 100 kali per hari. Amman bin Yatsir sahabat yang berperan sebagai intel,” katanya.

Sementara itu, Puteri Alm. Gis Dur, Alissa Wahid mengatakan jika Pojok Gusdur akan memberikan manfaat bagi masyarakat. “Kami berharap spirit Gus Dur tetap dirawat. Disana kita akan menyimpan koleksi sebagian kaset, koleksi artikel, buku-buku ditulis Gus Dur dan buku yang menulis Gus Dur,” imbuh Alissa Wahid.

Puteri pertama Gus Dur ini, berharap jika pojok Gus Dur dapat melahirkan pemikir kritis yang bisa membela rakyat. Pihaknya bertekad untuk terus menjaga dan melestarikan peninggalan Gus Dur.

“Karena di sudut itu Gus Dur berkreasi, berpikir untuk umat tidak hanya kaum nahdliyin, tapi rakyat Indonesia,” imbuh Lisa.(syd/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "PBNU Hidupkan Pojok Gus Dur"