Pasca Lebaran, Dinsos Jatim Akan Gelar Yustisi

Mustofa

SURABAYA (suarakawan.com) – Guna mengantisipasi membludaknya jumlah penduduk usai lebaran nanti, Dinas Sosial Provinsi Jatim akan menggelar operasi yustisi bagi penduduk musimam yang datang di Jatim khusunya kota Surabaya.

Kepala Dinas Sosial Jatim, Mustofa Kamal Basya saat ditelepon melalui selularnya, Senin (01/08) mengatakan, untuk mengantisipasi hal itu, pemprov akan melakukan operasi yustisi terhadap masyarakat luar dan wilayah Jatim yang akan pergi keperkotaan khusunya Surabaya. “Siapa yang tidak memiliki identitas dan tidak memiliki keterampilan akan dipulangkan ke daerah asalnya,” katanya.

Ia menjelaskan operasi ini sengaja dilakukan  sejak awal pemprov mengantisipasi hal itu, agar masyarakat mengetahui bahwa untuk bekerja diperkotaan membutuhkan keterampilan dan kualitas sumberdaya manusia yang memadai. Langkah ini diambil selain untuk menghindari ledakan penduduk juga untuk menghindari masalah-masalah sosial yang muncul setelah ada penduduk pendatang.

Target operasi adalah wilayah perbatasan yang memiliki akses langsung menuju wilayah perkotaan. Selain itu fasilitas umum, seperti stasiun kereta api dan terminal. Daerah padat penduduk juga menjadi perhatian, namun wilayah tersebut menjadi kewenangan pemerintah daerah. “Untuk kepastian lokasinya masih akan dicarakan nanti,” katanya.

Dikatakannya, operasi yustisi juga diharapkan bisa mempersempit ruang gerak upaya orang-orang yang ingin berbuat jahat atau teror dan ingin merusak keamanan dan ketertiban.

Kegiatan ini nantinya bisa menekan kedatangan para pendatang yang tidak mempunyai pekerjaan dan berpotensi menjadi penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS). Umumnya saat tiba diperkotaan sedangkan mereka tidak mempunyai ketrampilan, biasanya mereka menjadi PMKS jalanan. (aca/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *