Pasca Gempa Bumi & Tsunami, Index Asia Melemah

SURABAYA – Pasca tsunami Jepang, Indeks Nikkei kembali mengalami keterpurukan yang memberi dampak bagi bursa Asia termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengalami pelemahan 20 poin lebih di awal perdagangan pagi ini.

Pada awal perdagangan Kamis (17/3) pagi, IHSG melemah 27,18 poin atau 0,8 persen menjadi 3.504,3. LQ45 turun 6,99 poin atau 1,1 persen ke 622,49 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 4,86 poin atau 1,0 persen menjadi 495,07.

Seluruh sektor pendukung indeks saham tampak melemah. Sektor perkebunan turun 10,82 poin atau 0,5 persen, sektor tambang turun 20,87 poin atau 0,7 persenm, sektor keuangan turun 4,75 poin atau 1,1 persen.

Volume transaksi tercatat 54,,03 juta lembar saham senilai Rp79,5 miliar. Sebanyak 71 saham melemah, enam saham melemah dan 23 saham stagnan.

Saham yang bergerak melemah antara lain PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun 950 ke Rp46.300, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp500 ke Rp39.550, dan PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp300 ke Rp54.000.

Saham yang bergerak menguat diantaranya PT BFI Finance Indonesia tbk (BFIN) naik Rp75 ke Rp2.725, PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI) naik Rp30 ke Rp300 dan PT Indosat Tbk (ISAT) naik Rp50 ke Rp5.100.

Indeks Asia kompak bergerak melemah. Nikkei kembali anjlok 189,86 poin ke 8.903,86, Hang Senng turun 389,4 ke 22.302,47 dan Straits Times turun 25,58 poin ke 2.945.(ut/ara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *