Pasca Badai Tornado, Bandara St Louis Dibuka

CHICAGO – Bandar Udara Internasional Lambert-St. Louis berangsur-angsur normal setelah tornado dan angin kencang menerjang negara bagian barat-tengah Amerika Serikat, Missiouri. Sedikitnya sembilan pesawat telah mendarat sejak Sabtu (23/4) kemarin.

“Ada sembilan pesawat yang telah mendarat tengah malam,” kata Juru Bicara Bandara Lambert,  Jeff Lea kepada Reuters, Sabtu (23/4) malam.

Sebelumnya, Bandara Lambert ditutup akibat hantaman badai dengan kecepatan angin lebih dari 100 mph/160 kilometer per jam.

Lima orang dirawat di rumah sakit karena terkena puing dan pecahan kaca yang beterbangan di Bandar Udara Internasional Lambert-St. Louis ketika badai mencabik atap terminal utama dan menerbangkan pintu serta jendela.

Sekitar seribu pekerja dikerahkan untuk memperbaiki kembali rangka, jendela dan atap terminal utama yang rusak akibat badai angin Tornado. Rencananya Senin (25/4) besok bandara dapat dibuka kembali.

National Weather Service menyatakan tornado yang menerjang bandar udara dan daerah disekitarnya pada Jumat (22/4) lalu, termasuk topan dalam kategori F4 pada skala kekuatan tornado satu-sampai-lima Enhanced Fujira. Itu artinya tornado tersebut telah mengakibatkan kerusakan parah yang telah sepenuhnya membuat banyak rumah rata dengan tanah. Kekuatan angin mencapai 322 kilometer per jam.

Badai dan tornado menerjang bandar udara itu menjelang malam pada Jumat (22/4) sehingga memaksa para pejabat di sana mengungsikan pelancong ke daerah yang lebih aman. (reuters/ara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *