Pasar Murah dan Pentas Seni STIKOM Surabaya

SURABAYA (suarakawan.com) – Tanggung jawab mahasiswa sebagai kaum intelektual tidak hanya pada perkembangan ilmu pengetahuan saja. Mahasiswa juga memiliki tanggung jawab untuk melakukan dialektika konstruktif dengan sosial-budaya dan lingkungannya. Pasar Murah dan Performance Art yang digelar Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Teknik Komputer (STIKOM) Surabaya, Sabtu (18/02) merupakan wujud konkret dari pemenuhan tanggung jawab itu

Kabag Kemahasiswaan, Nurhesti Esa Dwirini menjelaskan bahwa acara ini merupakan reinforcement atau penguatan kembali kepekaan mahasiswa terhadap sosial-budaya dan lingkungan di sekitarnya. “Khususnya bagi mahasiswa baru, hal ini penting untuk terus-menerus di lakukan agar mahasiswa tidak hanya terkotak dalam kampus saja, tapi juga memliki kepedulian dengan masyarakat,” ungkapnya.

Acara yang ini menampilkan Pentas Musik Akustik dari Sanggar Alang-alang

Surabaya sebagai acara puncak. Sanggar Alang-alang merupakan sanggar bagi anak-anak terlantar, pengamen, pengemis, dan gelandangan yang bertempat di samping terminal Joyoboyo. Sanggar yang didirikan oleh Didit Hape (Didit Hari Purnomo) itu telah berkali-kali mendapatkan piala kejuaraan musik.

“Tampilnya Sanggar Alang-alang ini memperlihatkan kami terhadap kondisi sosial masyarakat sekaligus memperkuat tematik dan tujuan kegiatan reinforcement,” tambah Hesti.

Sementara itu, Adi Prasetyo, ketua pelakasana acara ini menerangkan bahwa kepedulian nyata STIKOM Surabaya terhadap persoalan sosial diwujudkan dengan menggelar ‘Pasar Murah’, yaitu penyediaan beras, minyak goreng, dan mie instan dengan harga murah bagi masyarakat kelurahan Kedung Baruk yang kurang mampu. Pasar Murah ini akan di gelar di lapangan parkir STIKOM Surabaya. Selain itu, juga diadakan kerja bakti massal di wilayah Kedung Baruk.

“Penduduk yang kurang mampu di Kedung Baruk dapat membeli besar dan minyak di sini dengan membayar setengah harga saja,” jelas Adi.

Reinforcement juga menampilkan beberapa pentas seni, antara lain musik, perform dance, tari tradisional, dan perform magician dari mahasiswa.

Selain kepekaan terhadap fenomena sosial-budaya, acara ini juga sebagai ajang pamer kreativitas mahasiswa STIKOM Surabaya. (din/jto)

 

 

Tag:
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pasar Murah dan Pentas Seni STIKOM Surabaya"