Parkir Makin Ruwet

Tidak ada komentar 9 views

SURABAYA (suarakawan.com) – Pengelolaan dan penataan parkir di Kota Surabaya, semakin bermasalah dan kacau. Hal ini mengakibatkan potensi pedapatan Pemerintah Kota dari sektor parkir  banyak mengalami kebocoran.

Dari pantauan suarakawan.com, titik parkir yang berpotensi menyumbangkan hasil banyak, seperti kawasan Blauran, Tunjungan, dan Taman Bungkul,  banyak petugas parkir yang menaikkan tarif diatas tarif yang ditetapkan  perda.

“Kita biasanya setor ke Dinas Perhubungan sekitar 100% , tetapi masih ada tunggakan lagi yang lain-lain, dan itu sangat mengagetkan,” ujar Andik (25), tukang Parkir di Kawasan Blauran, kepada suarakawan.com, Rabu sore (18/05).

Menanggapi hal itu, Eddy, Kepala Dinas Perhubungan, mengelak isu tentang kebocoran pendapatan parkir, yang masih menjadi tanggung jawab dinasnya.

“Itu tidak benar, kalau anda punya datanya silahkan lapor ke saya,” kelitnya.

Saat dikonfirmasi terpisah, Rusli Yusuf, anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, menyayangkan tentangf dugaan bocornya pendapatan melalui parkir. Rusli menyatakan bahwa sikap DPRD sangat keras dengan masalah tersebut.

“Ini sebenarnya masalah klasik, tetapi pihak Dishub tidak juga menemukan formula regulasi tentang parkir yang tepat,” tegas Rusli.(jto/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Parkir Makin Ruwet"