Pakde Karwo Tak Persoalkan Khofifah Maju Lagi

SURABAYA (suarakawan.com) – Gubernur Jatim Soekarwo tidak mempersoalkan bila Ketua Umum PP Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), Khofifah Indar Parawansa maju lagi dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2013 mendatang. Di era demokrasi, tidak ada larangan orang untuk beraktualisasi.

“Semakin banyak yang mencalonkan dan berkompetisi semakin bagus. Ini demokrasi yang memberikan peluang sebanyak-banyaknya orang beraktualitas,” kata Soekarwo kepada wartawan usai upacara Hari Pahlawan 10 Nopember di lapangan Monumen Tugu Pahlawan Surabaya, Sabtu (10/11).

Seperti diketahui, di tengah memanasnya suhu politik di Jatim menjelang Pilgub Jatim 2013, Khofifah tiba-tiba nongol di Surabaya. Dia hadir dalam acara Seminar Kebangsaan dan pelantikan Taruna Merah Putih se-Jatim di Empire Palace Surabaya, Jumat (09/11). Di seminar tersebut, Khofifah didaulat sebagai pembicara bersama Meneg BUMN Dahlan Iskan.

Yang lebih mengejutkan lagi, dalam acara itu hadir Wakil Walikota Surabaya Bambang DH. Bahkan, Khofifah sebelum semiar dimulai, Khofifah duduk satu meja dengan Bambang DH. Selama ini, keduanya disebut-sebut sebagai pasangan Cagub-Cawagub Jatim 2013 yang akan diusung PDI Perjuangan.

Jika pasangan itu resmi maju dalam Pilgub Jatim 2013, maka persaingan memperebutkan kursi Jatim 1 dan Jatim 2 akan semakin seru dan ketat. Pakde Karwo-panggilan akrab Soekarwo-bakal tidak mudah melenggang ke kursi Jatim 1, meski nantinya akan berduet kembali dengan Saifullah Yusuf (Gus Ipul). “Ya bagus lah kalau banyak calon,” cetusnya.

Pakde Karwo sendiri sudah melakukan soft louncing bersama Gus Ipul di Gedung Negara Grahadi, bersamaan dengan Hari Jadi Provinsi Jatim, beberapa waktu lalu. “Saya khan sudah soft lonching. Kalian sudah tahu, kalau saya ini khan konsisten. Sampaikan saya wakilnya dari Nahdlatul Ulama,” tandasnya.

Karena itu, Pakde Karwo tidak akan berpasangan dengan calon lain. Termasuk, kemungkinan akan diduetkan dengan Ketua Umum DPD PDIP Jatim, Sirmadji. Bahkan, sekalipun dengan Khofifah. “Pak Sirmadji juga dari NU. Baik struktural maupun kultural. Bagaimanapun dari Nahdliyin, PDIP mewakili satu pandangan nasionalis yang religus. Jatim itu potensi kultural sosialnya sangat kental di NU,” ujarnya.

Mengenai langkah yang akan ditempuh dalam Pilgub nanti, Pakde Karwo mengaku langkah terbaik adalah mencari simpati masyarakat. Mendidik masyarakat dengan cara-cara yang baik. “Kapan turun ke lapangan, masak turun ke lapangan cerita-cerita,” sergahnya. (Bng/era)

Keterangan foto: Pakde Karwo turut membantu salah seorang veteran yang pingsan ketika mengikuti upacara Hari Pahlawan di Monumen Tugu Pahlawan. (Bng)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pakde Karwo Tak Persoalkan Khofifah Maju Lagi"