Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Pakde Karwo Setujui Birokrat Maju Pilgub Jatim 2018

12 May 2017 // 17:15 // HEADLINE, PILKADA

Pakde-Jatim

SURABAYA (suarakawan.com) – Beberapa nama sempat disebut-sebut birokrat di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) bakal maju dalam Pilgub 2018. Gubernur Jawa Timur (Jatim) Soekarwo sendiri telah memberikan lampu hijau, jika ada birokrat yang bersedia maju.

“Penyakit demokrasi menghasilkan yang menang adalah nama populer. Apakah dia kompeten atau tidak, pemenang tetap yang populer. Maka dari itu saya mendorong kemudian teman-teman yang namanya didalam konsep pembangunan itu adalah teknokrasi,” ujar Gubernur Jatim Soekarwo ditemui usai rapat paripurna di DPRD Jatim, Jumat (12/5).

Pakde Karwo, sapaan akrab Soekarwo melanjutkan, konsep pembangunan itu haruslah berkelanjutan. Oleh karena itu diperlukan pemimpin yang memiliki kompetensi dibidang tersebut. Terlebih pada tahun 2020, Jatim diprediksi memiliki bonus demografi. Dimana jumlah penduduk di usia 15-60 tahun akan meningkat 69 persen.

Perlu ada persiapan peningkatan ketrampilan masyarakat guna memaksimalkan bonus tersebut. Salah satunya melalui pendidikan vokasional dan peningkatan sumber daya manusia. Hal itu harus disiapkan secara berkelanjutan, dengan jangka waktu yang panjang.

Restu Pakde Karwo ini sebenarnya bukan kali pertama ditunjukkan.

Dalam beberapa kesempatan, orang nomor satu di lingkungan Pemprov Jatim ini mengutarakan hal yang sama. Menurutnya, birokrasi dan teknokrasi tidak perlu khawatir atau takut dalam seandainya ingin maju di Pilgub 2018. Dirinya mempersilahkan jika ada yang mau bermanuver.

Sementara itu, salah satu birokrat yang namanya disebut bakal maju yaitu Kepala Dinas Pendidikan Saiful Rahman mengatakan, sebagai aparatur negara dirinya harus patuh pada pak gubernur dan wakil gubernur.

“Berkaitan disebut-sebut (maju Pilgub, Red), itu hak dari mereka. Tapi pada prinsip sebagai warga Jatim, tidak mencalonkan. Namun siap kalau memang dianggap saya bisa berbakti itu pemerintah daerah Jawa Timur,” kata Saiful Rahaman.

Saiful Rahman memilih Berkosentrasi terhadap subtansi dan tugas yang dipegangnya. Masih banyak tugas yang menurutnya masih proses pelaksanaan, seperti pemerataan pendidikan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru. Ketiganya penting dalam meningkatkan sumber daya manusia di Jatim.

“Prinsip kosentrasi pendidikan adalah pembangunan sumber daya manusia di jatim sangat utama. Sekarang ini masih dirintis pak gubernur (Soekarwo), beliau sedang merekonstruksi pendidikan sgt penting,” tandasnya.

Selain Saiful Rahman, ada beberapa birokat yang dikabarkan maju pilgub jatim. Diantaranya kepala dinas kelautan dan perikanan jatim Heru Tjahjono, kepala dinas perhubungan jatim Wahid Wahyudi dan Sekdaprov jatim Ahmad Sukardi. (Aca/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini