Overload PNS Di Jatim, Pemprov Hamburkan Anggaran Gaji Pegawai

Kantor Setdaprop Jawa TimurSURABAYA (Suarakawan.com) – Jumlah Pegawai Negeri Sipil dilingkungan Pemprof Jatim mengalami overload atau kelebihan, namun kelebihan tersebut belum bisa tertangani baik oleh pemprov Jatim.

Dari data yang diungkap Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Timur. Setidaknya ada lima SKPD milik Pemprov yang berlebih, SKPD itu RSUD DR. Soetomo kelebihan sebanyak 3079 orang, kemudian PU Bina Marga 2.202 pegawai, RSUD Saiful Anwar 1.540 pegawai, Dinas Kesehatan 1.252 dan Dinas Pertanian 1.224 pegawai.

Kepala BKD Jatim, Akmal Boedianto mengatakan, kelebihan jumlah personil SKPD itu saat ini ditangani oleh Biro Organisasi Setdaprov Jatim. Biro ini diberi tugas Gubernur  untuk menangani agar tidak terjadi ketidak seimbangan beban kerja.

“Saat ini Biro Organisasi Setdaprov Jatim tengah melakukan Analisi Beban Kerja (ABK dan Standar Kompetesi Jabatan (SKJ) setelah menerima Analisis Jabatan (Anjab) dari seluruh SKPD termasuk lima rumah sakit milik Pemprov,” ujar Akmal, Rabu saat di hubungi melalui teleponnya.

Untuk targetnya, kata mantan sekretaris DPRD Jatim itu Pemprov berharap tahun ini bisa selesai, sehingga tidak ada lagi pembekakan  personil di salah satu SKPD. “Target kami tahun ini ABK dan SKJ harus bisa selesai. Sekarang kita sudah mulai melakukan penyusunan jumlah setelah melihat hasil Anjab yang dilakukan oleh masing-masing SKPD,” terangnya.
Persoalan ini lanjut dia harus segera tuntas, sebab sejumlah  SKPD lainnya kekurangan personil. Ia mencontohkan SKPD memiliki pegawai tidak lebih dari 100 orang, seperti Badan Penanaman Modal (BPM) hanya 77 orang, kemudian Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) hanya 78 orang, dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) hanya 98 orang, Badan Narkotika Provinsi (BNP) hanya 40 orang.

Akmal menambahkan, salah satu penyebab tidak meratanya jumlah pegawai ini karena saat era otonomi daerah tahun 1999, ada peralihan status dari pusat ke provinsi. Seperti pada instansi Dinas Pendidikan Jatim. Dulu ada Kanwil Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (Depdikbud) Jatim. Setelah otoda, Kanwil Depdikbud Jatim ditiadakan dan pegawainya dilebur ke Dinas Pendidikan Jatim. (aca/nas)

Berikut Tabel Lima SKPD Berlebih Personil :

SKPD itu RSUD DR.Soetomo             3.079 pegawai
RSUD Saiful Anwar                    1.540 pegawai
Dinas Kesehatan                      1.252 pegawai
Dinas Pertanian                      1.224 pegawai
PU Bina Marga                        2.202 pegawai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *