Otomotif Jepang Terganggu, Pasar Tidak Beralih

JAKARTA – Sejumlah merek industri otomotif asal Jepang resah, karena beberapa pabrik yang memproduksi komponen mangalami dampak akibat tsunami.

Presiden Direktur, PT Hyundai Indonesia Motor juga produsen otomotif asal Korea, Jongkie D. Sugiarto mengatakanĀ peluang mengambil pasar konsumen mobil asal Jepang masih terbuka luas. Pasalnya, mobil Jepang telah memiliki pasar tersendiri bagi konsumen dalam negeri.

“Belum tentu dapat mereplace merek Jepang karena jenis kendaraannya berbeda,” kata Jongkie di Hotel Nikko, Kamis (24/3) kemarin.

Jika orang ingin membeli mobil tentu mereka sudah merencanakannya sesuai dengan keinginan, tidak bisa digantikan begitu saja.

Momentum ini sebenarnya dapat menjadi peluang bagi produsen mobil selain mobil Jepang. Terlebih lagi, pasokan komponen dan lain sebagainya aman sehingga produksi tidak terganggu. Untuk Hyundai sendiri tidak ada yang menggunakan komponen Jepang sehingga produksi tetap aman.

“Jangan bersuka ria di atas kesedihan orang. Kalau kami dapat menjual produk kami itu oke, kalau nggak bisa ya sudah,” tegas Jongkie.

Mobil Jepang memang telah memiliki pasar dan segmennya berbeda dengan merek non Jepang. Sehingga merek non Jepang belum tentu dapat menggantikan kebutuhan yang diinginkan konsumen. Jika orang ingin membeli mobil tentu mereka sudah merencanakannya sesuai dengan keinginan, tidak bisa digantikan begitu saja.

“Orang mau Avanza masak dikasih Mercedes,” ujar dia dengan nada bercanda. (vi/ara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *