OPS Pasopati 2012, Polres Pelabuhan Amankan Mortir dan Bahan Peledak

SURABAYA (suarakawan.com) – Dari gelar oprasi “Pasopati” selama 14 hari, Kepolisian Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur, berhasil mengamankan puluhan peluru, mortir dan bahan peledak.

Menurut Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Anom Wibowo, dari razia tersebut polisi belum menemukan siapa pemilik barang-barang berbahaya ini. “Namun Paling tidak kami bisa mengeliminasi, apakah kasus ledakan karena human error atau karena yang lain.” Ujar Anom (10/04),

Anom juga menjelaskan, saat mengamankan bahan-bahan peledak di antaranya dua bom nanas, satu mortir serta puluhan peluru aktif itu, pihaknya meminta bantuan tim Gegana dari Polda Jawa Timur.

Selain, mengamankan bahan peledak yang belum diketahui pemiliknya itu, dalam gelar oprasi selam dua minggu tersebut, petugas juga mengamankan 10 pelaku kasus tiga cepu (curat, curas dan curanmor).

“Dengan begitu, kami juga sudah menyelesaikan beberapa kasus sebelumnya yang menjadi tunggakan, entah kasus pencurian atau kasus-kasus yang lain. Selain itu, kami juga bisa memenuhi target,” ungkap mantang Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya itu.

Dari penangkapan 10 tersangka di antaranya, tiga pelaku curanmor, satu pelaku jambret, dan enam pelaku pencurian. (Bs/jto).

 Keterangan Foto : Kapolres KP3 AKBP Anom Wibowo dan Kasubag Humas saat menunjukan Barang hasil ops Pasopati (bs)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "OPS Pasopati 2012, Polres Pelabuhan Amankan Mortir dan Bahan Peledak"