Operasi Militer Burma di Kachin Akan Dihentikan

BURMA (suarakawan.com) – Burma mengumumkan untuk mengakhiri serangan militer atas kelompok pemberontak Kachin di bagian utara negara itu.

“Panglima komando menegaskan bahwa Tatmadaw (militer Burma) akan mengikuti perintah presiden agar tidak melancarkan serangan kecuali untuk mempertahankan diri,” seperti tertulis dalam pernyataan yang dikeluarkan Kementerian Informasi Klik Burma.

“Namun dalam konflik bersenjata, kedua belah pihak harus menghentikan serangan untuk mendinginkan ketegangan.”

Disebutkan serangan akan dihentikan pada pukul 06.00, Sabtu 19 Januari, waktu setempat.

Pengumuman itu disampaikan beberapa jam setelah keluarnya mosi dari parlemen Burma yang meminta agar pertarungan di kawasan itu dihentikan.

Ada kekhawatiran bahwa operasi militer di Kachin tersebut menodai upaya reformasi politik yang dijanjikan Presiden Thein Sein.

Serangan udara

Presiden Thein Sein sendiri sudah menegaskan pernyataan secara terbuka agar militer menghentikan serangan namun konflik di Kachin terus berlanjut sehingga muncul spekulasi bahwa dia tidak sepenuhnya bisa mengendalikan militer Burma.

Militer Burma meningkatkan serangannya atas sasaran-sasaran kelompok pemberontak Kachin bulan lalu.

Awal Januari, rekaman video yang diperoleh BBC memperlihatkan Klik militer BurmaKlik menggunakan helikopter dan pesawat tempur dalam operasinya.

Dan Senin 14 Januari, Tentara Kemerdekaan Kachin menyebutkan Klik untuk pertama kalinya tiga warga sipil tewas di pangkalan utama mereka di Laiza dalam serangan tentara pemerintah.

Pertempuran dengan pemberontak Kachin ini kembali berlangsung pada pertengahan tahun 2011, setelah sempat tercapai gencatan senjata selama 17. (BBC/era)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Operasi Militer Burma di Kachin Akan Dihentikan"