Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Olahraga Ini Cocok untuk Cegah Kanker Payudara

30 Jun 2017 // 05:33 // HEADLINE, KESEHATAN

cara-merawat-payudara-ketika-hamil

JAKARTA (suarakawan.com) – Ada alasan yang sangat bagus jika kamu gemar berkebun. Selain bisa mendapatkan sayur mayur sehat hasil tanam sendiri dan merasa rileks, berkebun baik untuk kesehatan tubuh dan lingkungan.

Sebuah studi baru menunjukkan kegiatan berkebun yang dilakukan oleh mereka yang berusia paruh baya atau khususnya perempuan yang sudah menopause, dapat membantu mengurangi risiko kanker payudara. Mengutip Telegraph, semakin aktif berkebun bisa mengurangi peluang terkena kanker hingga 13 persen.

Penelitian ini dilansir Country Living yang diklaim sebagai studi terbesar dalam meneliti efek olahraga, diet dan alkohol, pada kanker payudara sebagai penyakit yang paling umum terjadi pada wanita.

Setelah memeriksa semua penelitian di seluruh dunia mengenai dampak gaya hidup terhadap risiko kanker payudara, World Cancer Research Fund menyimpulkan 6.000 kasus dapat dicegah setiap tahun jika wanita berolahraga minimal 30 menit setiap hari.

Sementara olahraga yang berat, seperti berlari, menurunkan risiko terkena kanker payudara sebesar 17 persen dibandingkan dengan yang tidak aktif berolahraga. Dan olahraga yang lebih ringan, seperti berkebun atau berjalan kaki, ternyata paling bermanfaat untuk wanita pasca menopause karena dapat mengurangi risiko hingga 13 persen. (tc/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini