Oknum PWI Minta Jatah Saham Bank Jatim

Tidak ada komentar 21 views

SURABAYA – Sejumlah oknum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur mendatangi Dirut PT. Bank Jatim meminta jatah saham plus harga pembelian dibawah harga perdana Initial Public Offering (IPO) Bank Jatim.

Informasi yang dihimpun suarakawan.com di lapangan, ada 4 orang wartawan yang mengahadap Moeldjanto dengan tujuan memberitahukan pemberian PWI Award baginya. Namun, di tengah pembicaraan mereka meminta bagian saham dari Bank Jatim.

Dikonfirmasi soal di atas,  Direktur Utama PT Bank Jatim, Drs. H. Moeljanto membenarkan. Menurutnya, pihaknya memang telah didatangi beberapa wartawan yang menanyakan jatah saham Bank Jatim.

‘’Jatah piye (jatah bagaimana),’’ ujar Moeljanto ketika didatangi beberapa wartawan di kantornya, saat itu.

Seperti diketahui, kasus IPO PT Krakatau Steel (KS) di Jakarta telah menelan korban dua orang wartawan. Oknum wartawan yang biasa mangkal di lantai bursa minta jatah saham PT KS dengan tujuan mencari capital gain (keuntungan). Sayang, ulah ini menjadi bumerang karena wartawan bersangkutan akhirnya dipecat dari perusahaanya.

Moeljanto tidak bersedia menjelaskan nama-nama wartawan, yang telah mendatangi dan meminta jatah saham perdana Bank Jatim. Tetapi, ketika didatangi pihaknya menyarankan agar para wartawan membeli saham dengan cara melalui underwriter (penjamin emisi) yang sudah ditentukan Bank Jatim.

‘’Wartawan boleh memiliki, bahkan semua warga Jawa Timur boleh memiliki saham Bank Jatim. Itu bisa diperoleh melalui penawaran perdana. Tidak ada penjatahan khusus,’’ ujarnya sembari menyebut sekarang ini pihaknya masih menunggu beauty contest untuk penentuan underwriter.

Selain meminta jatah saham oknum wartawan juga minta pembelian saham Bank Jatim Rp 150 lebih murah di bawah harga perdana. Tujuannya, begitu saham Bank Jatim listing di lantai bursa keuntungan lebih dahulu diraih.

Dengan asumsi permintaan jatah 1000 lot atau 500 ribu lembar, maka keuntungan yang diperoleh minimal Rp 150 x 500.000 atau Rp 75 juta.

Keuntungan ini bisa menjadi lebih besar lagi karena biasanya dua hari pasca listing perdana saham lembaga perbankan harganya langsung meroket.

‘’Belum. Kami belum menentukan harga sahamnya. Sekarang semua masih fokus persiapan pemilihan underwriter,’’ ujar Moeljanto dengan menyebutkan, diharapkan harga perdana Bank Jatim mampu menjadi daya tarik calon investor.

Dihubungi secara terpisah, Dhiman Abror Ketua PWI Jatim menyebutkan, wartawan yang mendatangi dan meminta jatah saham Bank Jatim adalah tidak benar. Karena, PWI Jatim tidak pernah meminta jatah secara resmi ke Bank Jatim terkait rencana penjualan saham bank plat merah tersebut.

‘’Opo iku mas? Ngomongo ke Bank Jatim kalau ada oknum yang nyatut nama PWI tidak usah direken (dihiraukan), sebelum ada surat resmi,’’ kata Dhimam Abror melalui pesan pendek yang dikirimkan ke ponsel rekan wartawan di Pers Room Pemrov Jatim, Senin (14/3)siang.(qt/ara)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Oknum PWI Minta Jatah Saham Bank Jatim"