Obama Desak DPR Akhiri Keringanan Pajak Perusahaan Minyak

Presiden Amerika Barack Obama meminta DPR secepatnya mengambil tindakan guna mengakhiri apa yang disebutnya keringanan pajak yang tidak beralasan untuk perusahaan-perusahaan minyak yang untung miliaran dolar.

“Kami juga tengah melakukan pembicaraan dengan perusahaan-perusahaan minyak tersebut untuk meningkatkan pasokan tetapi memperingatkan bahwa pemulihan global menaikkan permintaan dan menaikkan harga,” kata Obama kepada televisi WXYZ, Detroit.

Dengan meningkatnya harga bensin di Amerika yang mencapai rekor tertinggi. Presiden Obama hari Selasa menulis surat kepada DPR dan para pemimpin Senat, bahwa UU pajak yang sudah ketinggalan jaman itu memberi industri minyak dan gas alam subsidi 4 miliar dolar per tahun.

“Perusahaan-perusahaan minyak untuk mengembangkan sumber energi baru yang “boros”, harus dialihkan ke subsidi untuk energi alternatif. Itulah kunci untuk membantu menghindari rasa sakit di SPBU dan mengurangi ketergantungan kita pada minyak asing,” kata Obama dalam surat untuk para pemimpin termasuk Boehner, McConnell dan pemimpin Demokrat Senat Harry
Reid.

Beberapa perusahaan minyak besar berencana mengumumkan pendapatan triwulanan mereka minggu ini dan pakar keuangan memperkirakan akan mencapai rekor tinggi.

Ketua DPR dari Partai Republik John Boehner mengatakan kepada televisi ABC hari Senin bahwa pemerintah kekurangan pendapatan dan perusahaan minyak harus membayar pajak mereka secara adil. Ia mengatakan bersedia untuk meninjau masalah subsidi itu.

Pasar sedang menunggu hasil kuartal dari perusahaan-perusahaan minyak termasuk ExxonMobil, ConocoPhillips dan Chevron dalam minggu ini.

Pendapatan kuartal pertama di empat perusahaan minyak terbesar diharapkan dapat meningkatkan sebesar 22 persen menjadi 56 persen, menurut jajak pendapat terbaru analis oleh Thomson Financial. (afp/iza)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *