Nyabu Untuk Dopping, Akhirnya Masuk Bui

Tidak ada komentar 7 views

iptu hengky bersama kedua tersangka

SURABAYA (suarakawan.com) – Berdalih untuk  memiliki fisik yang kuat dan mengurangi rasa stres, Maximus (38), warga Kedungdoro,Surabaya yang berprofesi sebagai manajer sebuah tempat hiburan  serta Phong (35) warga Simokerto nekat pesta  shabu-shabu. Akibat perbuatannya ini, keduanya diamankan  oleh jajaran reskrim Polsek Tegalsari.

Menurut  Kanit Reskrim Polsek Tegalsari Iptu Hengky Kristanto Abadi, penangkapan dua orang pemakai shabu-shabu itu berdasarkan informasi masyarakat mengenai adanya aktifitas mencurigakan di salah satu hotel di Jl Embong Malang.

“Setelah kita lakukan penyelidikan, ternyata memang ada aktifitas yang mencurigakan, ada upaya pesta shabu yang sedang dilakukan oleh dua tersangka ini,” ujar Henky,(Rabu 06/07).

Dari penggrebekan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa seperangkat alat hisap sabu-sabu berupa alumunium foil, korek api, botol bekas minuman dan satu bungkus sisa shabu seberat 0,33 gram.

Sementara itu, menurut Maximus shabu-shabu itu dibelinya dari seorang kenalan bernama Wawan (DPO) di Jl Embong Malang. Shabu itu dibeli  seharga Rp 400 ribu per poketnya. Untuk satu poket shabu itulah, ia gunakan berpesta bersama dengan rekannya Phong.

“Kita urunan untuk membelinya. Setelah itu, shabunya kita nikmati bareng. baru sekali ini nyabu. Agar bisa mengobati rasa penasaran dan stres,eh malah ketangkap polisi. Saya menyesal,” ujar Maximus

Sementara itu, dari pengakuan Phong,  mengaku memakai sabu sejak Maret 2011 lalu. Hal itu dilakukannya, lantaran tak memiliki pekerjaan tetap di Surabaya.

“Kedua tersangka masih kita periksa secara intensif untuk mengembanhkan kasus tersebut,”tambah Iptu Henky (wis/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Nyabu Untuk Dopping, Akhirnya Masuk Bui"