Nilai Tukar Petani Bulan Mei Naik 1,17 Persen

1 komentar 9 views

Gabah adalah komoditas yang menyebabkan kenaikan indeks harga yang diterima petani

SURABAYA (suarakawan.com)-Nilai Tukar Petani (NTP) Jatim pada bulan Mei naik 1,17 persen dari 100,65 menjadi 101,82. Kenaikan NTP ini karena kenaikan indeks harga yang diterima petani lebih besar dari kenaikan indeks harga yang dibayar petani.

“Nilai Tukar Petani (NTP) merupakan salah satu indikator nilai tukar dari produk pertanian terhadap barang/jasa yang dikonsumsi rumah tangga petani maupun biaya produksi dan pembentukan barang modal,” papar Kepala BPS Jatim Irlan Indrocahyo, Sabtu (04/06).

Semakin tinggi Nilai Tukar Petani, lanjut Irlan, maka itu berarti semakin tinggi daya beli petani (termasuk peternak dan nelayan) di pedesaan.

Sepuluh komoditas utama yang menyebabkan kenaikan harga yang diterima petani pada bulan Mei adalah gabah, jagung, cengkeh, ikan tongkol, ikan layang, kol/kubis, tomat sayur, jeruk, ketela pohon dan coklat.

Sementara sepuluh komoditas utama yang mengalami penurunan indeks harga yang diterima petani adalah apel, cabai rawit, kopi, ikan tuna, sapi potong, cabai merah, ayam, ikan bandeng, semangka dan kentang. (nas)

Satu Respon

Tinggalkan pesan "Nilai Tukar Petani Bulan Mei Naik 1,17 Persen"