Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Ngaku Istri Pejabat, Wanita Ini Tampar Petugas Bandara Manado

05 Jul 2017 // 21:01 // HEADLINE, HUKUM, HUKUM & KRIMINALITAS

unnamed (33)

MANADO (suarakawan.com) – PT Angkasa Pura 1 Manado mengeluarkan pernyataan resmi terkait aksi penamparan oleh seorang wanita yang mengaku istri pejabat berpangkat jenderal terhadap petugas keamanan Bandara. Tindakan ini sendiri kini viral di media sosial. Setelah insiden itu, pelaku dibawa ke Polsek untuk diproses.

Sebuah video berdurasi 12 detik, yang beredar doi media sosial, menampilkan seorang perempuan berbaju hitam dengan kacamata hitam, terlihat memarahi seorang petugas perempuan. Anak pelaku, yang masih remaja mencoba melerai dengan memeluk ibunya, namun wanita itu tidak bisa menahan emosinya dan menampar petugas. Petugas itu lalu berteriak akan melaporkan kejadian itu.

Humas PT Angkasa Pura 1 Manado, Yuristo Hanggoro, mengatakan, wanita yang menampar petugas bandara tersebut adalah penumpang penerbangan Batik Air nomor penerbangan id 6275 pukul 07.45 WITA. Menurutnya, saat akan diperiksa di Screening Check Point 2, ternyata masih ada logam atau metal yang digunakan oleh wanita tersebut. Barang tersebut adalah jam tangan.

“Memang awalnya si ibu menolak, dan sesuai prosedur personel petugas meminta ulang untuk melepas jam tangan. Kemudian terjadi debat, sebelum akhirnya terjadi aksi penamparan,” kata Yuristo.

Yuristo mengatakan, seusai melakukan penamparan, wanita yang berangkat bersama dengan anaknya ini mau melepas jam tangan yang jadi pokok persoalan tersebut. “Tapi, sesuai prosedur, penumpang itu kemudian kami bawa ke Polsek Bandara untuk diproses sebagaimana mestinya,” tutur Yuristo.

Seusai diperiksa di Polsek Bandara, wanita bersama anaknya tersebut kemudian diterbangkan ke Jakarta dengan penerbangan pukul 10.00 WITA.

Saat ditanyakan apakah wanita tersebut memang istri seorang jenderal, Yuristo menyebutkan jika dirinya belum bisa memberikan keterangan terkait hal tersebut, karena masih dalam proses penyidikan di kepolisian.

Sebelumnya, telah viral di medsos, seorang wanita berbaju dan berkacamata hitam, menampar seorang petugas Aviation Security Bandar Udara Sam Ratulangi. Wanita ini sendiri mengaku sebagai istri pejabat berpangkat jenderal bintang 1.

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini