Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Nestapa Artis Aminah Cendrakasih, 10 Tahun Tergolek Lemah di Tempat Tidur

12 Jul 2017 // 07:48 // HEADLINE, SELEBRITI

seriawan (3)

JAKARTA (suarakawan.com) – Siapa yang tahu dengan sinetron legendaris Si Doel Anak Sekolahan?

Sinetron yang mengangkat kisah perjuangan seorang pemuda Betawi ini dulu amat populer.

Dibintangi oleh Rano Karno, sinetron ini bahkan sampai hari ini masih sangat dikenang.

Sayang kesuksesan sinetron legendaris tersebut tak sebanding dengan nasib dari salah satu pemainnya.

Jika kamu pernah melihat sinetron ini, pasti tahu dengan karakter Mak Nyak, wanita yang diceritakan sebagai ibu dari Doel.

Mak Nyak ini diperankan oleh artis senior Aminah Cendrakasih.

Dari laman Wikipedia, Aminah adalah artis Indonesia yang berasal dari Magelang, Jawa Tengah.

Wanita kelahiran 29 Januari 1938 tersebut kini telah menginjak usia 79 tahun.

Namanya terkenal setelah perannya sebagai Mak Nyak dalam dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan yang ditayangkan oleh RCTI dan sinetron Rumah Masa Depan yang ditayangkan oleh TVRI.

Ia adalah anak dari salah satu pemeran senior Indonesia yang lain yaitu Wolly Sutinah atau lebih dikenal dengan nama Mak Wok.

Prestasi terbesarnya adalah ketika untuk pertama kalinya Indonesia Movie Awards pada tahun 2013.

Aminah sudah mengenal akting sejak ia masih duduk di bangku sekolah.
Bakat aktingnya mulai terpupuk ketika ia aktif di pentas sandiwara pada tahun 1955.

Pada tahun yang sama, ia mendapat kesempatan tampil dalam film Oh, Ibuku (Bagian I dari film Gadis Tiga Djaman yang bersambung ke Puteri Revolusi) produksi Garuda Film dan Semeru Film di bawah pengarahan sutradara Ali Yugo.

Bersama ibunya, Wolly Sutinah, pada tahun yang sama ia ikut bermain dalam film Gambang Semarang.

Di filmnya yang ketiga, Ibu dan Putri (1955) yang disutradari Ha van Wu, Aminah Cendrakasih diberi kepercayaan sebagai pemeran utama bersama dengan Lies Noor.

Sejak 1955 sampai 1989 saja ia sudah membintangi sekitar 101 film, baik sebagai pemeran pembantu maupun pemeran utama.

Berkat pengabdiannya yang begitu lama di dunia film, pada 1992 Aminah Cendrakasih mendapat Penghargaan Kesetiaan Profesi Keartisan dari Dewan Film Nasional.

Namanya pernah menghilang untuk waktu yang cukup lama dari dunia film, setelah ia membintangi Habis Gelap Terbitlah Terang (1959) dan kemudian menikah.
Baru pada 1970 namanya muncul kembali ketika ia turut bermain dalam beberapa sandiwara TV, dan pada 1971 kembali tampil dalam film.

Tapi yang melambungkan namanya kembali adalah ketika ia ikut membintangi sinetron Si Doel Anak Sekolahan (1994-1997) yang disutradarai (merangkap sebagai produser dan pemain) Rano Karno.
Sayang kecermelangan karir Aminah itu seakan sirna di hari tuanya.

Nasibnya sekarang bahkan sungguh bisa membuat hati ikut merasa miris.
Karir keartisannya perlahan mulai meredup ketika dirinya menderita glukoma.

Penyakit itu ia derita diduga karena Aminah terlalu sering menggunakan tetes mata.

Akibatnya, Aminah pun mengalami kebutaan hingga menghambat aktivitasnya.
Hampir 10 tahun Aminah tak lagi bisa bergerak bebas.

Ia hanya bisa berbaring di ranjang saja.
Bahkan 5 tahun terakhir ini, Aminah total hanya bisa berada di tempat tidur.
Namun meski sakit keras, Aminah tetap berusaha tegar.

Aminah mengungkapkan kalau dia ikhlas menghadapi cobaan lewat penyakit yang dideritanya itu.

Kondisi fisik putri mendiang artis Mak Wok tersebut sempat membuat Nunung, Suti Karno dan Melly Goeslaw ikut prihatin.(tbn/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini