Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Nenek di Cimahi Tega Celupkan Wajah Cucunya ke Minyak Panas

12 Oct 2017 // 18:35 // HEADLINE, HUKUM, HUKUM & KRIMINALITAS, KRIMINALITAS

police line2

CIMAHI (suarakawan.com) – Kosiah, nenek tiri penyiram minyak panas cucunya yang berusia sebelas tahun, Rachel Herliani, ditetapkan polisi sebagai tersangka.

Warga Kota Cimahi, Jawa Barat, itu dijerat pasal 44 ayat 2 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Dia juga dijerat pasal 80 ayat 2 dan pasal 82 Undang Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perppu Perlindungan anak.

“Ancaman (hukuman penjara) sepuluh tahun. Sekarang nenek itu statusnya sudah tersangka,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi, Ajun Komisaris Polisi Niko Adiputra, saat dihubungi Kamis (12/10).

Kosiah ditetapkan tersangka berdasarkan hasil pemeriksaan enam saksi, termasuk si korban Rachel, yang kini dirawat intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Dia juga sudah ditahan di Markas Polres Cimahi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan enam saksi, semua mengaku mengetahui peristiwa keji itu. Hasil visum pada tubuh korban pun memastikan luka bakarnya tingkat tiga dan terkategori berbahaya.

Penjelasan tentang detail luka bakar korban adalah kewenangan dokter pada Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Polisi hanya mengacu hasil visum itu untuk kepentingan penyidikan. “Yang jelas, menunjukan tingkat bahayanya harus dioperasi sampai enam kali,” kata Niko.

Diduga Depresi

Rachel harus dirawat intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin setelah wajahnya dicelupkan ke minyak panas oleh nenek tirinya. Peristiwa itu terjadi di rumah Kosiah di Kampung Celak, Desa Celak, Kecamatan Gunung Halu, Kabupaten Bandung Barat, pada Jumat, 29 September 2017.

Orang tua Rachel, Kusnandar, mengetahui kabar tentang anaknya justru dari tetangga Kosiah. Soalnya dia sehari-hari bekerja dan bermukim di Kota Bandung.
“Begitu saya ke sana, wajahnya sudah hitam, melepuh,” ujarnya saat ditemui di rumah sakit pada Senin, 9 Oktober 2017.

Dia tak mengetahui pasti alasan Kosiah mengasari putrinya. Namun dia menduga Kosiah sedang depresi setelah suaminya meninggal dunia, lalu melampiaskannya kepada Rachel. (viv/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini