Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Nabung Rp30 Ribu per Hari, Tukang Tahu Ini Akhirnya Bisa Naik Haji

29 Jul 2017 // 11:00 // HEADLINE, KAWAN KITA

597be236b1491-kakek-dedi-jualan-tahun-goreng-demi-naik-haji_663_382

SUKABUMI (suarakawan.com) – Tak ada perjuangan yang sia-sia. Mungkin itu kata yang cocok untuk Dedi Somatri (63), warga asal Selawi, Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat. Kegigihannya dalam bekerja dan niat yang tulus akhirnya memuluskan dia berangkat ke tanah suci Mekah tahun 2017.

Dedi yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang tahu keliling, sengaja menyisihkan uang Rp30 ribu setiap harinya demi bisa naik haji. Setiap hari, dia keliling kampung dan rumah warga demi menjual tahu goreng. Meski tak setiap hari dagangannya habis, namun dia tetap semangat.

Setiap harinya, Dedi menjual 300 tahu goreng dan 100 buah lontong. Dari penjualan itu, dia hanya mendapat untung Rp50 ribu.

“Rp20 ribu untuk makan sehari-hari dan sisanya Rp30 ribu ditabung,” ujar Dedi, Sabtu (29/7).

Selama kurang lebih 10 tahun menabung, akhirnya semua cita-cita Dedi terwujud. Seorang warga yang merupakan langanan Dedi, Neneng mengatakan, upaya yang dilakukannya itu sangat menginspirasi banyak orang.

“Kakek Dedi tak pantang menyerah. Siapapun bisa asal ada kemauan,” ucap Neneng. (viv/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini