Musyafak Yakin Anggota Fraksi PKB Lolos Dari Kasus Bimtek

suasana pemeriksaan anggota dprd terkait kasus bimtek

SURABAYA (suarakawan.com) – Polisi semakin menemukan titik terang dugaan korupsi dana program bimbingan teknis (Bimtek) DPRD Surabaya. Berdasar keterangan dua pimpinan DPRD Surabaya, Musyafak Rouf dan Akhmad Suyanto seusai menjalani pemeriksaan,mengatakan jika penyelenggaraan bintek tahun 2010 ada yang fiktif seperti dugaan polisi selama ini.

Wakil Ketua DPRD Musyafak Rouf seusai pemeriksaan mengatakan. dalam penyelenggaraan Bintek, ada sejumlah anggota DPRD yang sengaja hanya titip absen, atau juga melakukan tandatangan palsu. Namun politisi PKB ini tidak menyebutkan person to person.

“Penyidik ternyata telah memiliki data dan lebih tahu daripada saya. Misalnya siapa saja anggota dewan yang ikut dan tidak. Jadi saya memberikan keterangan apa adanya sesuai dengan kenyataan,”ujar Musyafak,Selasa.(19/07).

Ketua DPC PKB Surabaya ini juga menambahkan, pihaknya optimistis jika dirinya dan seluruh anggota Fraksi PKB akan lolos dari jerat hukum tersebut. Alasannya, tak seorang pun dari anggota FKB yang memalsu atau sekadar titip tandatangan seperti temuan penyidik.

“Anggota kami memang ada yang ikut dan tidak. Tetapi tidak ada yang fiktif. Sebab yang tanda tangan ya ikut berangkat. Sementara yang tidak tanda tangan tidak ikut berangkat. Karena itu kami optimistis jika PKB aman,”ujarnya.

Pantauan suarakawan.com, Musyafak  diperiksa penyidik selama 12 jam. Yakni mulai pukul 09.00 WIB hingga 21.00 WIB. “Kurang lebih 12 jam saya diperiksa dengan 40 pertanyaan tercatat 14 halaman. Dan Alhamdulillah seluruhnya saya jawab tuntas,”tambahnya.

Menurut Musyafak,materi pemeriksaan berkaitan dengan masalah proses penganggaran. Mulai dari rencana kerja (Renja), penyusunan
APBD tahun 2010 dengan perubahannya (Perubahan Anggaran Keuangan/PAK).
Selain itu,dirinya  juga diperiksa tentang pelaksaan bintek di hotel Lumire Jakarta, pada 15 Oktober -17 oktober 2010 lalu.
“Kelihatannya tidak diperiksa lagi,karena sudah tanda tangan Berita Acara Pemeriksaan(BAP), tetapi semua terserah penyidik,”ujarnya.

Sikap Musyafak sangat kontras dengan  Akhmad Suyanto yang lebih tertutup memberikan keterangan pada wartawan.“Tanya aja kepenyidik, Sebab mereka yang berwenang,”katanya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Indarto belum bisa memberikan banyak penjelasan mengenai hasil pemeriksaan dua Wakil Ketua DPRD tersebut. “Masih belum menerima laporan dari anggota,mungkin masih disusun karena baru selesai,”ujar Indarto.

Untuk jadwal pemeriksaan besok,Rabu(20/7) direncanakan akan diperiksa dua anggota dewan Djunaedi dari Demokrat dan Eddie Budi Prabowo dari Golkar serta mantan Sekwan yang sudah pensiun Abu Chazim.(wis/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Musyafak Yakin Anggota Fraksi PKB Lolos Dari Kasus Bimtek"