Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Muhammadiyah Siap Gelar Diskusi Pilgub Jatim 2018

14 Jul 2017 // 19:22 // HEADLINE, PILKADA

IMG-20170714-WA0009

SURABAYA (suarakawan.com) – Pengurus Muhammadiyah Jawa Timur akan Gelar atau menggagas diskusi untuk mencari pemimpin atau Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (cawagub) Jawa Timur 2018 mendatang.

Ketua lembaga hikmah kebijakan publik pimpinan wilayah Muhammadiyah Jatim Suli Da’im mengatakan, sebagai lembaga yang mewakili Muhammadiyah untuk berkomunikasi dengan berbagai pihak. Dirinya juga ingin memberikan gambaran serta masukan terkait Pilgub 2018.

“Bahkan kalau memungkinkan menawarkan kepada partai politik. Sebab, mereka ini yang mempunyai tugas dalam mengusung calon kepala daerah,” ujar Suli, Jumat (14/7).

Sikap tersebut bukanlah sebagai respon untuk menyaingi NU yang telah memberikan rekomendasi terkait Pilgub. Suli melanjutkan, sebagai organisasi yang memiliki ribuan lembaga pendidikan, sumber daya manusia (SDM) Muhammadiyah punya kualifikasi untuk ditawarkan ke masyarakat. Maka dari itu, alangkah baiknya jika bisa padu antara NU dan Muhammadiyah dalam mencari pemimpin di Jatim. Melihat kondisi provinsi dengan penduduk 32 juta jiwa ini yang religius.

“Karena apapun memang tidak bisa pungkiri bahwa masyarakat Jatim memungkinkan untuk duduk bersama membicarakan pemimpin mana yang disukai. Kemudian dibawahnya bisa tercipta satu kesatuan. Sehingga tercipta Jatim lebih kondusif, bermartabat, berkeadilan dan membangun lebih bagus lagi,” urainya.

Oleh sebab itu, pria yang juga anggota DPRD Jatim ini telah menggagas sebuah diskusi tentang bagaimana membangun Jatim kedepan. Seluruh tokoh masyarakat, partai dan nama yang muncul dalam bursa cagub pun diundang.

Hal ini selaras sebagai tugas Pengurus Muhammadiyah Jatim untuk memberikan masukan kepada para pemimpin. “Kami menungu ruang yang tepat untuk mengumumkan itu (calon gubernur). Tapi setidaknya siapapun yang dimunculkan, dapat memberikan representatif pada masyarakat Jatim,” ungkapnya.

Suli juga menambahkan, bersyukur jika dalam diskusi yang digelar Muhammadiyah nantinya ada partai politik mau menangkap yang menjadi usulan tersebut. (aca/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini