Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Muhammadiyah Ingin Undang Donald Trump, Ini Alasannya

24 Jul 2017 // 06:36 // HEADLINE, RELIGI ISLAMI

trump1

SURABAYA (suarakawan.com) – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur ingin mengundang Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump karena sebagai negara adidaya harus dijadikan subyek dakwah Muhammadiyah.

“Kalau waktu Kajian Ramadan sudah mengundang Presiden RI Joko Widodo, maka tak tak menutup kemungkinan kami akan mengundang Donald Trump,” ujar Ketua PWM Jatim Saad Ibrahim di sela silaturahmi dan konsolidasi di kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Minggu (23/7).

Menurut dia, pertemuan Muhammadiyah dengan Donald Trump itu sangat penting sebagai upaya Muhammadiyah memberikan warna Islam di Amerika Serikat.

Ia menjelaskan, di Amerika Serikat kini ada tokoh Islam cukup disegani yaitu Shamsi Ali yang merupakan imam besar masjid New York sekaligus Presiden Nusantara Foundation.

“Waktu Islam disudutkan di sana, dia kemudian maju untuk memimpin demonstrasi. Shamsi Ali juga sangat disegani oleh rabi-rabi Yahudi,” kata Saad.

Selain Donald Trump, pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur juga akan mengundang Shamsi Ali ke Jawa Timur dengan memasang spanduk dan pengumuman ke berbagai tempat, termasuk mencantumkan jabatannya di Amerika Serikat.

Akademisi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang ini menyatakan Muhammadiyah harus terus bergerak maju serta selalu berpikir besar dan optimistis.

“Sehingga persyarikatan ini bisa memicu kebangkitan Islam. Muhammadiyah juga harus berpikir besar dan melakukan aksi nyata, seperti KH Ahmad Dahlan yang tidak hanya berhenti dalam tataran pemikiran,” kata dia.(bs/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini