MS Nekat Jual Roti Busuk, Akibatnya Penjara Menantinya

SURABAYA (suarakawan.com) – Lantaran jual roti yang sudah basi, MS (46), warga Dukuh Bulak Banteng Surabaya, akhirnya diamankan anggota Polrestabes Surabaya.

Selain mengamankan MS, polisi juga menyita barang bukti 6 karung roti merek Sari Roti kadaluwarsa dan plastik polos ukuran 1 Kg serta roti basi yang sudah dikemas dalam plastik polos siap jual.

Menurut Kasubaghumas Polrestabes Surabaya, Kompol Suparti, modusnya, tersangka membeli roti basi tersebut seharga Rp 1000 perkilo dari Hasan, warga Pasuruan. Oleh tersangka, roti tersebut dibuka dari kemasannya dan dikemas kembali dengan plastik yang baru dan dipasarkan. Dengan cara curang ini, tersangka bisa mendapat keuntungan hampir 10 kali lipat karena rata-rata setiap kilo roti basi berisi 10 buah roti dan kemudian dijual seharga Rp 1000 per kemasan.

“Dari pengakuan sementara, tersangka mengaku setiap hari bisa memasarkan sedikitnya 300 bungkus roti basi dengan keuntungan Rp 60 ribu setiap hari. Dan ini sudah berjalan 8 bulan,” Suparti, Senin (20/02).

Penangkapan ini sendiri, lanjut Suparti, bermula dari laporan warga yang curiga dengan kegiatan di rumah tersangka. Disebutkan dalam informasi tersebut, sering datang mobil pik-up bermuatan roti dan ada kegiatan jual beli roti dari rumah tersangka. Atas dasar kecurigaan inilah, akhirnya petugas pun menyelidikinya.

Hasilnya diketahui kalau pikap yang datang tersebut membawa roti merek Sari Roti yang sudah kadaluwarsa.

Kini atas perbuatannya, tersangka kali jerat dengan pasal 55 huruf d dan atau pasal 58 huruf e, Undang-undang nomor 7 tahun 1996 tentang pangan dengan ancaman 5 tahun dan dedan Rp 6 M.(Bs/jto)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "MS Nekat Jual Roti Busuk, Akibatnya Penjara Menantinya"